Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mulai 18 Mei, Gereja Katolik Italia Kembali Buka Perayaan Ekaristi

Paus Fransiskus. -Dok. komkat.kwi.org.

Pemerintah Italia dan Gereja Katolik setempat telah sepakat untuk kembali menyelenggarakan perayaan Misa seperti sediakala mulai 18 Mei mendatang pada Kamis (7/5) lalu.

Berita gembira ini datang di tengah kerinduan mendalam umat Katolik untuk kembali menyambut Sakramen Mahakudus dan merayakan Ekaristi sebagai persekutuan umat beriman.

Lantaran virus Corona yang menyebar di ratusan negara di dunia, terrmasuk Italia, Gereja Katolik terpaksa mengikuti protokol kesehatan dengan meniadakan perayaan Misa untuk menghindari interaksi dan kerumuman atau keramaian di tempat publik, seperti Gereja.

Gereja Katolik Italia sendiri sejak 10 Maret lalu telah meniadakan perayaan di Gereja. Umat diminta untuk mengikuti perayaan online, atau berdoa dalam keluarga masing-masing.

Adapun kesepakatan antara pemerintah dan Gereja Katolik Italia berlaku untuk umum, sehingga umat dari agama lain bia melakukan praktik ibadah mereka di komunitas masing-masing.

“Konferensi para Uskup Italia (CEI) dan pemerintah negara sudah menandatangani kesepakatan yang memberikan kebebasan kembali kepada Gereja Katolik dan juga agama-agama lain untuk melakukan ibadah seperti biasa mulai 18 Mei mendatang,” ujar Pastor Markus Solo Kewuta SVD kepada berandanegeri.com dari Roma, Italia, Kamis (7/5) malam.

Menurut Pastor Markus, dalam kesepakatan tersebut disepakati pula sejumlah peraturan ketat yang harus dihormati dan ditaati guna menghindari kasus-kasus baru.

Berbagai peraturan tersebut, kata Pastor Markus, akan diumumkan oleh pihak Gereja dan para pemuka agama kepada umatnya masing-masing.

“Peraturan-peraturan yang disepakati dituangkan dalam lima poin utama dengan 27 poin penjelasan. Pengumuman resmi disampaikan tadi,” imbuhnya.

Di Indonesia, belum diumumkan kapan perayaan Misa kembali dibuka. Belum ada kesepakatan antara pemerintah dan Gereja Indonesia.

Namun di Keuskupan Maumere, menurut penuturan Pastor Patrik Wangge, O. Carm, perayaan Misa akan kembali dibuka pada 28 Mei mendatang.

"Itu ada otoritas dari Ordinaris Wilayah, dalam hal ini Uskup," katanya, Minggu (10/5).

Untuk diketahuii, saat ini Italia menderita 218.268 kasus positif Covid-19. Ada 30.395 pasien telah meninggal dunia dan 103.031 dinyatakan sembuh.

Negara pusat agama Katolik itu berada di urutan ketiga, di bawah Amerika Serikat dengan 1,34 juta kasus dan Spanyol dengan 264.663 kasus.

Sementara itu, Indonesia kini ada 14.032 kasus, dengan 973 kematian dan 2.698 sembuh.*

Posting Komentar untuk "Mulai 18 Mei, Gereja Katolik Italia Kembali Buka Perayaan Ekaristi"