Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Isi Wasiat Pelaku Bom Makassar: Larang Ibu Pinjam Uang di Bank

Surat wasiat pelaku bomber/Kompas.com.


Isi surat yang ditulis L (26), pelaku bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar viral di media sosial.

Surat wasiat itu ditemukan Densus 88 Anti Teror Polri tatkala melakukan penggeledahan terhadap kediaman pelaku di Jalan Tinumbu Lorong 1, Kecamatan Bontoala, Makassar, Senin.

Surat itu mencuat ke publik dan menjadi perhatian detail warganet pada Selasa, (30/3) ini.

Di foto tersebut isi surat wasiat ditulis tangan di secarik kertas dengan menggunakan pulpen.

Isinya satu halaman kertas.

Di akhir isi surat, L menuliskan nama lengkap disertai dengan tanda tangan.



Surat itu sendiri berisikan permohonan maaf L kepada ibunya dan adiknya. 

Dia berpesan kepada ibunya untuk tidak meninggalkan shalat.

Dan yang mengejutkan, ia meminta ibunya jangan meminjam uang di bank karena merupakan riba. 

L juga lalu memberikan uang tabungannya Rp2.350.000 untuk membayar utang ibunya di bank. 

L mengaku menempuh jalan mati syahid melalui bom bunuh diri untuk menyelematkan keluarganya. 

"Istiqamah ki semua di jalan ini nah ummy, pitto (adik) dan keluarga ku yang saya cintai karena Allah, semoga Allah kumpul ki di surga dan semua sodarahnya dan keluargannya Bapak ku," tulis L dalam suratnya.



L diketahui baru menikahi YSF tahun lalu. YSF sendiri adalah pelaku bom bunuh diri bersama L.

L disebutkan sudah lama merencanakan peristiwa itu terjadi.

Di mana ia sudah siap mati syahid melalui jalan bom bunuh diri.

Akibat perbuatannya, 20 warga sipil mengalami luka-luka dan dirawat di rumah sakit di Makassar.

Polisi terus mengejar jaringan terorisme yang terkait dengan kedua pelaku, terutama dari jaringan JAD.*

Posting Komentar untuk "Isi Wasiat Pelaku Bom Makassar: Larang Ibu Pinjam Uang di Bank"