Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Paus Fransiskus Tunjuk Seorang Gay Jadi Penasihatnya

Paus Fransiskus.

Paus Fransiskus berani menunjuk seorang pria gay whistleblower atau pelapor utama skandal seks pastor Chili menjadi penasihatnya.

Ini merupakan terobosan Paus asal Argentina itu untuk menjadikan Gereja lebih terbuka terhadap perbedaan dalam masyarakat dan gereja.

Pria bernama Juan Carlos Cruz itu merupakan korban selamat dari pelecehan seks pastor Chili, Fernando Karadima.

Ia bertugas di Komisi Kepausan untuk Perlindungan Anak di Bawah Umur yang bertugas melindungi anak-anak dari pendeta paedofil.

Anggota panel lainnya termasuk uskup, pastor, suster, dan para ahli.


Juan Carlos sebelumnya pernah diundang oleh paus pada 2018 untuk membahas kasus mereka dengannya.

"Saya sangat berterima kasih kepada Paus Francis karena mempercayai saya dengan pengangkatan ini. Ini memperbarui komitmen saya untuk terus bekerja untuk mengakhiri momok pelecehan dan untuk begitu banyak orang yang selamat yang masih belum memiliki keadilan," tulis Cruz di Twitter, mengutip Reuters, Jumat (26/3).

Juan Carlos adalah whistleblower atau pelapor utama tentang pelecehan dan penyembunyian klerus di tanah airnya, salah satu skandal pelecehan seksual yang terkenal di dunia.

Ia selamat dari pelecehan oleh pastor Fernando Karadima, seorang pengkhotbah karismatik yang dicopot oleh Paus Fransiskus pada tahun 2018.

Vatikan mengatakan bahwa Paus Fransiskus menjatuhkan hukuman itu demi "kebaikan gereja."


Pada masa Paus Benediktus XVI, Karadima dijatuhi hukuman penebusan dosa dan doa seumur hidup.

Ia dihukum karena melakukan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur di paroki Santiago, Chili.

Juan Carlos membantu memelopori pencarian keadilan bagi mereka yang menderita pelecehan dan untuk perbaikan hierarki gereja Chili.

Ia mengaku sudah menceritakan kepada Paus Fransiskus bagaimana para uskup Chili menggunakan orientasi seksual Juan Carlos untuk mencoba mendiskreditkannya.

Ia mengatakan dia memberi tahu Paus tentang rasa sakit yang disebabkan oleh serangan pribadi itu.

Pembelaan awal Paus Fransiskus terhadap salah satu anak didik Kardima, Uskup Chili Juan Barros, terhadap tuduhan bahwa dia telah menyaksikan pelecehan Karadima dan mengabaikannya, membuat marah para penyintas dan pendukung mereka.

Tetapi Paus Fransiskus akhirnya memerintahkan penyelidikan Vatikan yang mengungkap pelecehan selama beberapa dekade dan ditutup-tutupi oleh kepemimpinan gereja Chili. 

Paus Fransikus meminta maaf kepada para korban pelecehan yang selamat, mengundang Juan Carlos dan dua rekan whistleblower lainnya ke Vatikan untuk bertemu dengan mereka.*

Sumber: Sindonews

Posting Komentar untuk "Paus Fransiskus Tunjuk Seorang Gay Jadi Penasihatnya"