Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Disambangi Raja Rote Ndao, Ganjar: NTT Bagian Penting dari Sejarah Pendirian RI

Ganjar Pranowo dan Raja Rote Ndao Vicoas TB Amalo/Ist.


Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada Sabtu (29/5) menyambut kedatangan Raja Nusak Termanu, Rote Ndao, Vicoas TB Amalo, di kediamannya di Semarang.

Dalam pertemuan tersebut, Ganjar menyebut bahwa NTT merupakan salah satu bagian penting dari sejarah berdirinya Indonesia (RI).

Salah satu kontribusi NTT adalah  tempat lahirnya Pancasila. 

Ketika Bung Karno diasingkan di Ende pada 1934-1939, dia bertemu dengan banyak hal yang kemudian mematangkan refleksi filosofisnya mengenai ideologi pembentukan negara, yaitu Pancasila.

Saat itu, Bung Karno merenungkan Pancasila di bawah pohon Sukun, sebelum akhirnya gagasan Pancasila disampaikan pada sidang BPUPKI pada 1 Juni 1945. 

Ganjar, yang kini sedang naik bersiap diri menuju Pilpres 2024, mengapresiasi hubungan baik pemerintah provinsi NTT dengan Jawa Tengah selama ini.




Sementara itu, Raja Rote Ndao menyampaikan rasa terima kasihnya karena Ganjar karena telah menerima dan menjaga warga NTT di Jawa Tengah dengan baik.

Vico mengaku dirinya berdiskusi banyak hal dengan Ganjar, mulai dari diskusi kebangsaan hingga isu-isu terkait Indonesia bagian timur.

"Diskusi tentang masyarakat kami yang ada di Semarang (dan) diskusi tentang pandangan beliau untuk kami yang khususnya masyarakat minoritas dari Indonesia Timur," ujar Vico melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu.

Menurut Vico, Ganjar merupakan sosok negarawan dengan wawasan kebangsaan yang luas. 

Bahkan, Ganjar tampak begitu mengenal kehidupan orang-orang di Indonesia bagian Timur.

"Dan beliau tadi cerita tentang pengalaman beliau waktu kunjungan ke Indonesia Timur, ke Kupang. Pernah juga ke asrama (warga) NTT di sini, asrama (warga) Papua di sini, dan luar biasa," katanya.



Sebagai ungkapan terima kasih, Vico pun memberikan cinderamata kepada Ganjar berupa kain tenun bermotif Badongko dan topi khas Rote, yaitu Tilangga. 

"Pesan dari topi itu, bahwa apa pun (dan bagaimana pun diri) kita, harus selalu ingat dengan yang di atas," ungkap Vico.*




Posting Komentar untuk "Disambangi Raja Rote Ndao, Ganjar: NTT Bagian Penting dari Sejarah Pendirian RI"