Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kenali Istilah Unik dan Gokil dalam Sepakbola Kampung

Sepakbola anak kampung/Ilustrasi.


Setiap masa ada orangnya, dan setiap orang ada masanya.

Kira-kira demikianlah adagium yang biasa dipakai untuk menggambarkan perbedaan antargenerasi dalam sejarah kehidupan manusia.

Hal mana terjadi dalam dunia sepakbola. Bahwa ada perbedaan besar antara apa yang dilakukan oleh anak-anak kampung di masa lalu dengan anak-anak kampung kini.

Menariknya lagi, perbedaan itu bukan semata-mata karena aturan bermain seturut aturan FIFA, misalnya, tapi lebih ke istilah-istilah yang digunakan dalam permainan.

Jika kamu lahir dan besar sebagai anak-anak pada tahun-tahun sebelum 2000-an, maka istilah-istilah tersebut sudah tidak asing lagi.

Tapi jika kamu lahir dan besar di tahun setelahnya, maka istilah-istilah sudah hampir tidak lagi ditemukan.

Salah satunya karena anak-anak pada masa ini sudah terpapar budaya televisi yang mempertontonan sepakbola modern dengan segala aturannya.

Nah, biar kamu tidak penasaran, di bawah ini saya akan menguraikan beberapa istilah gokil dan unik yang biasa dipakai anak-anak kampung dalam bermain sepakbola.

Pertama, kor. Istilah ini digunakan untuk merujuk kepada tendangan sudut dalam istilah formal sepakbola.

Kedua, tendangan 12 pak. Istilah biasanya digunakan untuk tendangan yang dilakukan di daerah kotak pinalti, atau yang saat ini disebut tendangan pinalti.

Sebutan 12 pak sebetulnya merujuk pada 12 langkah kaki dari titk tengah garis gawang ke area titik putih.

Sebetulnya ada perbedaan antara 12 pak dengan titik putih, salah satunya adalah jarak yang berbeda.

Dalam sepakbola formal, jarak antara garis gawang ke titik putih adalah 11 meter menuju gawang. 

Sementara 12 pak lebih merupakan ukuran sewenang-wenang yang ditetapkan tanpa diukur dengan satuan yang resmi, tapi dengan langkah kaki.

Meski begitu, jarak antara titik putih ke gawang di antara keduanya hampir sama, atau mendekati.

Ketiga, buang. Istilah ini digunakan untuk menyematkan tindakan lemparan ke dalam.

"Buang sudah"! Sebutan ini kerap terdengar jika seorang pemain yang akan melakukan tindakan lemparan ke dalam belum juga membuang bola dari tangan sementara pemain setimnya tidak dijaga lawa.

Keempat, tangan. Sebutan ini biasanya digunakan untuk istilah "hand ball" dalam sepakbola formal, yaitu ketika bola menyentuh tangan.

Kadang, anak-anak kampung menggunakan istilah "hens" untuk tindakan yang sama.

Kelima, kopeng. Istilah yang tak kalah gokilnya adalah "kopeng".

Istilah ini untuk menyebut tindakan seorang pemain yang menyudul bola menggunakan kepala.

Dalam sepakbola formal, kadang juga disebut "heading". Tapi bagi anak-anak kampung, "kopeng" sudah menjadi istilah trendi.

Hal yang membanggakan dari seorang pemain kampung adalah ketika berhasil mencetak gol menggunakan kopeng ini.

Masih ada banyak istilah unik dan gokil yang digunakan di masing-masing kampung.

Tapi dengan perkembangan industri televisi dan media digital, istilah ini perlahan-lahan menghilang.

Anak-anak zaman sekarang sudah lebih banyak menggunakan istilah-istilah yang mereka dengar dari televisi atau pemberitaan media.

Untuk kamu yang pernah menggunakan istilah unik ini berarti kita hidup pada masa yang sama.

Jika kamu ingin menambahkan istilah lain, atau istilah yang digunakan di kampung kalian, silahkan tulis di kolom komentar teman-teman.

Ini akan menjadi kenangan yang begitu nikmat bagi anak-anak kampung jika bermain sepakbola.*

Posting Komentar untuk "Kenali Istilah Unik dan Gokil dalam Sepakbola Kampung"