Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Larang Mudik, Ribuan Warga Tanpa Prokes Padati Wisata Pantai

Kondisi wisata pantai tanpa prokes/INews.


Sebuah video yang memperlihatkan ribuan warga memadati objek wisata pantai yang diduga terletak di Jawa Barat (Jabar) viral di media sosial.

Ribuan wisatawan lokal itu tampak sama sekali tak menerapkan protokol kesehatan (prokes) di tengah upaya keras pemerintah memerangi Covid-19 dengan melarang mudik.

Video amatir berdurasi 13 detik tersebut terlihat sebagian besar warga yang memadati objek wisata pantai, tak mengenakan masker. 
Mereka juga berdesakan, tak ada penerapan prokes jaga jarak. Mereka seolah abai terhadap prokes.

Warga terlihat duduk-duduk di tepi pantai. Tampak pula pengunjung yang sedang mandi laut.

Beberapa warganet menyebutkan bahwa kerumunan itu terjadi di Pantai Batukaras, Cijulang, Kabupaten Pangandaran.

"Sabtu, 15 Mei 2021, situasi kawasan Pantai Batukaras Cijulang Pangandaran terpantau padat," unggah Lien Liony di akun Facebook. 
Jika benar terjadi di objek wisata Pantai Batukaras, Pangandaran, berarti fakta ini berbeda dengan klaim Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar yang menyatakan, objek-objek wisata di Jawa Barat telah menerapkan prokes ketat.

Klaim itu disampaikan Kepala Disparbud Jabar Dedi Taufik berdasarkan laporan pemantauan terhadap 108 tempat wisata di 26 kabupaten/kota di Jabar secara secara serentak, Sabtu (15/5/2021).  

Dedi mengatakan, pihaknya bersama Kogartap dan Obvit Polda Jabar mengecek langsung pelaksanaan prokes di kawasan wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Sebanyak tiga destinasi wisata jadi tujuan, yaitu Taman Wisata Grafika Cikole, The Lodge Maribaya, dan Farmhouse Lembang. 

"Diprediksi, Sabtu-Minggu ini akan ada lonjakan kunjungan wisatawan ke tempat-tempat wisata di kawasan Lembang," kata Dedi. 

Di pos penyekatan Taman Wisata Grafika Cikole, Dedi juga memantau langsung kegiatan penyekatan kendaraan yang hendak memasuki wilayah Bandung.

Beberapa kendaraan berpelat nomor selain D diminta putar balik karena tidak memiliki kelengkapan surat-surat seperti hasil tes antigen dan surat keterangan keluar masuk daerah.

Selain mengecek kesiapan prokes, tutur Dedi, Disparbud Jabar juga menggelar tes swab antigen di beberapa destinasi wisata.

Sebanyak 37.000 antigen disiapkan dan setengahnya telah digunakan untuk tes pada kegiatan sosialisasi 8-9 Mei 2021 lalu.

Tidak hanya itu, Disparbud Jabar juga melakukan pemasangan masstracing QR code dan pengambilan sampel rapid tes antigen di Kebun Raya Bogor, kawasan wisata Gunung Galunggung Kabupaten Tasikmalaya, Jatiluhur Water World, Waterboom Jempol Cirebon, Situ Lengkong Panjalu Kabupaten Ciamis, Situ Mustika Kota Banjar, Main Gate Pantai Pangandaran, Wisata Tanjung Duriat Jatigede Kabupaten Sumedang, serta Pantai Tirtamaya Kabupaten Indramayu. 

Berdasarkan hasil monitoring tersebut, mayoritas destinasi wisata telah menerapkan prokes ketat dengan menyiapkan tempat cuci tangan, sabun, dan melakukan pengecekan suhu tubuh. 

Selain itu, semua pengelola destinasi wisata telah menaati peraturan pemerintah untuk melakukan pembatasan jam operasional serta pembatasan jumlah pengunjung. 

"Yang terpenting di tempat-tempat wisata adalah disiplin ketat 3 M yaitu menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak serta 3 T yaitu testing, tracing, dan treatment. Selain itu, ada pembatasan pengunjung manakala melebihi kapasitas diatas 50 persen," tutur Kadisparbud Jabar.*

Sumber: INews

Posting Komentar untuk "Larang Mudik, Ribuan Warga Tanpa Prokes Padati Wisata Pantai"