Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Selamat dari Banjir, Bayi di Alor Ini Kehilangan Orangtuanya

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak  I Gusti Ayu Bintang Darmawati, mengunjungi Josh Rehan di Kupang/Robert.


Kisah pilu melanda bumi Flobamora pada awal April lalu. Banjir bandang akibat hujan lebat dan angin kencang memporak-porandakan seluruh isu perut bumi di negeri selatan Indonesia itu.

Ratusan orang, tepatnya 182 warga, meninggal dunia akibat banjir. Sementara puluhan lainnya masih hilang diterjang arus banjir dan tanah longsor di beberapa wilayah.

Kisah pilu ini tentu menjadi dongeng yang mungkin tak mudah lekang dari ingatan generasi saat ini.

Badai Seroja adalah salah satu bencana terbesar yang pernah dialami secara bersamaan oleh beberapa daerah di provinsi NTT.

Setidaknya ada 12 kabupaten/kota yang dilanda badai topan mengerikan, dengan tiga kabupaten yang paling terdampak, yaitu Alor, Lembata dan Flores Timur.

Di Alor, tepatnya di kampung Ileba, Desa Lipang, Kecamatan Alor Timur Laut, kisah pilu dirasakan seorang bayi yang kehilangan orangtuanya akibat terbawa arus banjir.

Pada malam badai topan terjadi, keluarganya tak menyadarkan diri. Lantas, seisi rumah terseret banjir.

Tapi, mukjizat Tuhan menyertai bayi bernama Josh Rehan. Meski sempat terseret arus, Josh masih selamat.

Sungguh di luar logika manusia, bagaimana mungkin seorang bayi yang tak bisa menyelamatkan dirinya tapi bisa selamat dari banjir.

Ini berada di luar jangkauan kemampuan manusia untuk mencerna. Ini kuasa Ilahi.

Setelah diselamatkan warga karena mendapatinya masih hidup, Josh kini hanya mengalami gangguan pada telinganya akibat kejadian tersebut.

Kini Josh dirawat dan diasuh oleh pasangan suami-istri Robert J.Tubulau dan Ariance Nangi.

Setelah kabarnya tersiar, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, I Gusti Ayu Bintang Darmawati pun tersentuh hingga akhirnya datang menjenguk Josh pada Selasa (4/5) malam.

Di kediaman Robert dan istri yang terletak Kelurahan Tuak Daun Merah, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Menteri Bintang bahkan sempat memeluk dan menggendong Josh dengan penuh keharuan.

Ketika ditanya Menteri Bintang, Robert pun mengaku bahwa keselamatan sang bayi bukan merupakan hasil usaha manusia, melainkan kuasa Tuhan.

"Ibu menteri tanya bagaimana anak ini bisa selamat. Saya jawab, ini mujizat," kata Robert, Rabu (5/5).

Robert mengatakan Josh tampak gembira saat digendong Menteri Bintang. Padahal dengan orang baru ia biasanya tidak mudah akrab.

"Ibu menteri gendong di dalam sini. Anak ini senang, padahal kalau orang baru gendong dia tidak mau tapi tadi ibu sorong tangan dia langsung mau," terang Robert.

Menteri Bintang pun berharap agar Josh segera mendapatkan perawatan medis. Bilamana ada kendala dalam perawatan, ia meminta keluarga Robert bisa menghubungi deputi bidang perlindungan anak.

Sebagai bukti kepeduliannya kepada Josh, Bintang membawa sebuah kereta bayi untuk Josh.*

Sumber utama: Kompas.com

Posting Komentar untuk "Selamat dari Banjir, Bayi di Alor Ini Kehilangan Orangtuanya"