Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Survei Kompas 2021: Jokowi Masih Diunggulkan Jadi Presiden Tahun 2024

Presiden Joko Widodo.

Sebuah survei yang dilakukan Litbang Kompas cukup mengejutkan. Nama Joko Widodo disebut masih memiliki kans besar untuk menjadi presiden di tahun 2024 nanti.

Padahal kita tahun bahwa Jokowi tidak lagi mungkin memimpin Indonesia untuk ketiga kalinya.

Sesuai konstitusi, presiden, atau pejabat publik lainnya, hanya bisa memimpin hingga dua periode. Selebihnya, ia bisa menjadi wakil untuk dicalonkan kembali.

Survei Kompas diadakan pada April 2021. Survei dilaksanakan dengan metode wawancara tatap muka terhadap 1.200 reponden yang dipilih secara acak di tanah air.

Survei ini memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error sekitar 2,8 persen.

Menurut survei, Jokowi mengantongi elektabilitas 24 persen suara sebagai tokoh yang dianggap layak menjadi presiden jika dilakukan saat ini.

Di bawah Jokowi ada nama Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan elektabilitas 16,4 persen, disusul Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan 10 persen.

Sementara, delapan nama lainnya memiliki elektabilitas di bawah 10 persen yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (7,3 persen), Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (3,1 persen), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno (3,3 persen). 

Kemudian, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (3,3 persen), Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (3,4 persen), Menteri Sosial Tri Rismaharini (2,4 persen), mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo (2 persen), dan Menko Polhukam Mahfud MD (0,9 persen). 

Sementara itu, 2,1 persen responden menyebut nama lainnya sedangkan 21,4 persen responden tidak menjawab atau rahasia.

Pengamat politik dari Universitas Gadjah Mada Sukmajati menilai, hasil survei itu menunjukkan publik belum fokus pada agenda politik karena Pemilu 2024 masih tiga tahun lagi. 

Saat ini masyarakat masih fokus memikirkan upaya pengendalian pandemi Covid-19 ketimbang menentukan pilihan calon presiden.

"Memang, masyarakat belum fokus pada agenda politik sehingga belum ada nama-nama yang mengerucut sebagai alternatif pilihan baru. Buktinya, dari nama-nama yang muncul di survei juga masih itu-itu saja," ujar Mada, dikutip dari Kompas.id, Selasa (4/5). 

Menurut Mada, survei itu juga mencerminkan suasana kebatinan masyarakat masih belum beranjak dari kontestasi pada Pilpres 2019. 

Dampaknya, nama-nama yang bertarung pada Pilpres 2019 seperti Jokowi, Prabowo, dan Sandiaga, masih menjadi nama-nama yang paling diingat publik.

Jika mengeluarkan nama Jokowi, Ganjar disebut-sebut menjadi salah satu kandidat terkuat untuk maju dalam bursa Pilpres 2024.

Dalam beberapa survei, ia memimpin elektabilitas, jauh meninggalkan para kompetitornya seperti Prabowo, Anis, Ridwan dan Sandiaga Uno.

Dengan elektabilitas yang terus menanjak, PDIP pun mulai merapatkan barisan, menyusun strategi memenangkan Pilpres 2024.

Jika berhasil memenangkan Pilpres nanti, maka PDIP akan menjadi partai setelah Reformasi yang berhasil duduk di pemerintahan selama tiga periode berturut-turut.*

Posting Komentar untuk "Survei Kompas 2021: Jokowi Masih Diunggulkan Jadi Presiden Tahun 2024"