Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Berani dan Tegas, Ahok Cabut Kartu Kredit Semua Direksi Grup Pertamina yang hingga Rp30 M

Ahok cabut kartu kredit Pertamina/Kolase.


Graha Budaya -- Bukan Ahok kalau tidak berani dan garang. Baru-baru ini, Ahok membongkar limit kartu kredit milik PT Pertamina yang mencapai Rp30 miliar.

Membongkar jaringan mapan seperti ini tentu membutuhkan keberanian dan ketegasan seorang pemimpin. Hal itulah yang membuat direksi Pertamina ketar-ketir karena takut "dosanya" terbongkar.



Kepada CNBC Indonesia, Ahok mengatakan bahwa sebagai Komisaris Utama PT Pertamina dia menerima fasilitas kartu kredit korporat dengan limit hingga Rp30 miliar.

Tidak hanya itu, mulai dari manajer hingga direksi dan komisaris Pertamina pun menerima fasilitas kartu kredit korporat yang bukan main besaran limitnya.

"Iya, Komisaris Utama dengan limit Rp30 miliar," kata Ahok, Rabu (16/6).

Ahok mengatakan bahwa dia sudah meminta kepada manajemen untuk mengembalikan kartu kredit sejak tahun lalu. 
Tapi permintaan ini tidak kunjung direspons. Dia pun mengaku tidak tahu berapa limit kartu kredit bagi manajemen.

Melihat ada hal yang tidak wajar di tubuh Pertamina, Ahok pun meminta fasilitas kartu kredit bagi pejabat Pertamina ini dicabut. 



Menurut mantan Gubernur DKI Jakarta ini pencabutan fasilitas kartu kredit korporat ini bertujuan untuk memudahkan perseroan dalam melakukan kontrol dan juga mencegah pemanfaatan yang tidak ada urusannya dengan perusahaan.

Pencabutan kartu kredit tersebut telah disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Senin (14/6) lalu. Dan mulai 15 Juni tidak lagi berlaku.

Meski begitu, Ahok menyerahkan keputusan itu kepada Direktur Keuangan Pertamina Emma Sri Martini yang akan memastikan pencabutan fasilitas kartu kredit.

Ahok mengatakan pencabutan kartu kredit itu berlaku untuk semua grup Pertamina.

Adapun kartu kredit tersebut dikeluarkan oleh Bank Mandiri dengan jenis Platinum Corporate Card dan menampilkan logo Pertamina sebagai identitas perusahaan.

Rudi As Aturridha, Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri, mengatakan pemberian limit Corporate Card ini memang tergantung dari masing-masing perusahaan.*

Posting Komentar untuk "Berani dan Tegas, Ahok Cabut Kartu Kredit Semua Direksi Grup Pertamina yang hingga Rp30 M"