Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bupati Nagekeo Ucapkan Belasungkawa untuk Kepsek SDI Ndora, Janji Evaluasi Program Komite Sekolah

Bupati Johanes don Bosco Do/Gatra.

Graha Budaya -- Duka mendalam melanda masyarakat Nagekeo, tak terkecuali Bupati Johanes Don Bosco Do. Kepada almarhumah Delfiana Azi (59) dan keluarga, Bupati Don menyampaikan turut berbelasungkawa.

Selain menyampaikan dukacita, Bupati asal Wolowae ini juga meminta maaf atas insiden yang menewaskan almarhumah.

"Saya sebagai Bupati selain menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kematian korban, juga meminta maaf kepada keluarga dan seluruh masyarakat, karena kami sebagai pemerintah daerah tidak bisa memberikan perlindungan yang maksimal kepada korban (DA)," ujar Don kepada Beritasatu.com, Rabu (9/6).



Pada Rabu kemarin, Bupati Don turut hadir melakukan doa bersama di halaman SDI Ndora, dan mengantar jenazah korban ke rumah duka di Boawae. 

Sebelum ke rumah duka, jenazah korban sempat dibawa ke SDI Ndora untuk didoakan. 

Hari ini jenazah korban diantar ke Desa Gero Dhere, Kecamatan Boawae, untuk dimakamkan di rumah keluarga. Almarhumah meninggalkan seorang suami dan 4 orang anak.

Evaluasi Tata Kelola Pendidikan

Don mengatakan, kematian korban dijadikannya momentum untuk memperbaiki tata kelola pendidikan di Nagekeo terutama terkait dengan kewajiban membayar uang komite.


Menurut Don, jika ada kewajiban tersebut mengapa anak didik harus menjadi korban.

Anggota Komite, kata dia, harus cari cara agar orangtua bisa membayar, bukan anak didik yang jadi korban.

Namun demikian, Don menegaskan, perbuatan pelaku menikam korban sudah tidak bisa dimaafkan secara hukum.

"Pelaku harus dihukum seberat-beratnya. Bukan hanya agar pelaku bertobat tetapi agar siapa pun berpikir seribu kali melakukan kejahatan yang sama," ucapnya.



Don menegaskan, pemerintah sudah mengratiskan pendidikan sampai sembilan tahun (SD, SMP dan SMA).

Namun, kata dia, sampai saat ini baik di sekolah negeri maupun di sekolah swasta ada program Uang Komite Sekolah.

Uang Komite ini, kata dia, fungsinya untuk mempercantik halaman sekolah, ruangan sekolah, bayar gaji guru Komite, dll.

"Biasanya terjadi konflik karena ada pihak yang tidak transparan," papar Don.

Dengan peristiwa ini, Pemkab Nagekeo akan mengevaluasi mengenai program dan tujuan Uang Komite Sekolah.*

Posting Komentar untuk "Bupati Nagekeo Ucapkan Belasungkawa untuk Kepsek SDI Ndora, Janji Evaluasi Program Komite Sekolah"