Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Diduga Promosi Pedofilia, Netizen Minta Indosiar Hentikan Tayangan "Suara Hati Istri"

Tangkapan layar sinetron "Suara Hati Istri"/Ist.


Manajemen Indosiar dikecam netizen lantaran menayangkan sinetron "Suara Hati Istri" yang diduga mengeksploitasi anak di bawah umur atau terlibat dalam promosi pedofilia.

Di berbagai platform media sosial, netizen meminta Indosiar segera menarik tayangan tersebut karena dianggap melanggar moral maupun hukum mengenai perlindungan anak.

Sebagai ungkapan kekecewaan terhadap praktik pedofilia tersebut, netizen pun melayangkan petisi meminta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) memberikan teguran kepada Indosiar yang meloloskan sinetron itu.




Adapun sinetron ini berkisah tentang kehidupan keluarga yang menganut prinsip poligami, dimana suami (dr. Tirta) memiliki tiga istri. Sinetron ini disiarkan oleh Indosiar dan dapat diakses melalui platform YouTube Indosiar.

Ketiga istri tersebut diketahui bernama Ratu (istri pertama), Putri (istri kedua) dan Zahra (istri ketiga).

Istri ketiga, Zahra, diperankan oleh Lea Ciarachel, gadis 15 tahun asal Bali.

Dengan usia yang masih 15 tahun, netizen menganggap tidak sepantasnya seorang aktris di bawah umur memerankan karakter dewasa, terlebih lagi karakter yang sudah berkeluarga. 

Bukan soal cocok atau tidak cocok Lea memerani karakter tersebut, tetapi lebih mengenai bagaimana pihak produser memilih seorang aktris di bawah umur untuk menjadi seorang istri.

Tayangan sinetron ini dapat memberikan interpretasi yang salah untuk penonton.

Netizen menilai bahwa poligami bukan sesuatu yang dilarang. Tapi apakah menikahi anak yang masih di bawah umur itu bermoral?

Persoalan ini bukan soal memiliki istri ketiga itu pantas atau tidak, melainkan, meminta aktris 15 tahun untuk memerankan seorang istri itu pantas atau tidak.

"Kami khawatir atas ketidaknyamanan Lea untuk ikut dalam produksi sinetron ini. Terlebih lagi terdapat satu scene (tautan ada di akhir petisi) mengisahkan soal 'malam pertama' Zahra dan Pak Tirta (suami)," bunyi petisi netizen.

Netizen bersikukuh bahwa dengan usia yang masih sangat muda, Lea tidak pantas memerankan karakter istri ketiga yang terlibat dalam adegan dewasa.




Sementara itu, KPI telah meminta keterangan pihak Indosiar terkait sinetron Suara Hati Istri Zahra yang ramai dibicarakan di media sosial. 

KPI menyatakan Indosiar akan segera mengganti pemeran berusia 15 tahun yang berperan sebagai istri ketiga.

"Indosiar menerima semua masukan dan akan segera mengganti pemeran dalam 3 episode mendatang pada sinetron tersebut," ujar Wakil Ketua KPI Mulyo Hadi Purnomo, Rabu (6/2).

Mulyo berharap pihak Indosiar lebih memperhatikan terkait usia para pemeran sinetron.

"Terkait usia pemeran, selanjutnya akan menjadi acuan Indosiar ke depan untuk selalu mengingatkan PH (production house) agar memakai pemeran-pemeran usia di atas 18 tahun untuk peran yang sudah menikah," tutur Mulyo.

KPI juga meminta Indosiar memperhatikan jam tayang sinetron tersebut agar disesuaikan dengan konten masing-masing.

"KPI meminta Indosiar dan TV lain memperhatikan jam tayang dan kepatutan konten/isi di setiap program yang ditayangkan, terutama yang ditayangkan pada jam-jam anak menonton," pungkas Mulyo.*



Posting Komentar untuk "Diduga Promosi Pedofilia, Netizen Minta Indosiar Hentikan Tayangan "Suara Hati Istri""