Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Dititip ke biara, 4 anak pekerja pub di Maumere kabur

Pemeriksaan pekerja dibawah umur di THM Maumere oleh Polda NTT di TRUK F Maumere/PK.

Empat anak dari 17 pekerja pub di Maumere yang diamankan Polda NTT beberapa waktu lalu kabur dari biara Susteran SSpS Maumere. 

Keempat anak tersebut diketahui berasal dari Cianjur dan Bandung, Jawa Barat.



Semula mereka dititipkan Polda NTT ke biara susteran untuk menjalani penyidikan terkait kasus perdagangan orang (TPPO) anak bawah umur.

"Sesuai laporan dari dari Suster di Biara Susteran, empat anak telah kabur. Saat ini anggota penyidik Polda NTT lagi mencari keberadaan mereka ," ujar Kabid Humas Polda NTT, Kombes Rishian Krisna (29/6).



Dia menjelaskan, tim penyidik sedang melakukan pendalaman terhadap 17 anak bawah umur yang diamankan di empat pub.

Bilamana kasus sudah rampung, maka belasan anak tersebut akan dipulang kembali ke tempat asal mereka masing-masing.

"Kasus mereka sementara dirampungkan tim penyidik. Rencananya setelah kasusnya tuntas mereka akan dipulangkan ke kampung halaman masing-masing," terangnya.

Adapun ketujuhbelas anak tersebut rinciannya 4 dari dari Bandung 12 dari Cianjur dan 1 dari Karawang. Dua diantaranya hamil.


Mereka diamankan tim Subdit IV Remaja, Anak dan Wanita ( Renakta) Ditreskrimum Polda NTT saat merazia tempat hiburan malam di Kota Maumere, 14 Juni 2-021 lalu.

Mereka diamankan dari empat tempat hiburan malam ( PUB )di Maumere yakni 8 orang bekerja di Bintang Pub, 5 orang Shasary Pub, 3 anak pekerja 999 Pub serta 1 anak pekerja Libra Pub. 

Sambil menanti proses penyidikan, mereka dititipkan kepada Suster Eustochia, SSpS dari Tim Relawan Untuk Kemanusiaan-Flores Maumere ( TRUK- F ) Maumere.

Namun kini empat anak telah kabur dari biara dan sedang diburu tim kepolisian.*

Sumber: Gatra

Posting Komentar untuk "Dititip ke biara, 4 anak pekerja pub di Maumere kabur"