Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Guru Honor di Lembata Dibacok Ayah Mertua Gegara Masalah Sepele

Peristiwa pembunuhan/Ilustrasi.


Graha Budaya -- Kasus pembunuhan kembali terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kali ini terjadi di Kabupaten Lembata, menimpa seorang guru honor, pada Senin (14/6).

Seorang ayah mertua dengan tega dan berani membacok anak mantunya, yang adalah guru honor, hanya karena istrinya ketiadaan biaya obat.

Padahal di antara ayah mertua dan anak mantu tersebut tidak ada masalah apapun.



Adalah Laurensius Laba (39), seorang guru honor dan warga Desa Mampir, Kecamatan Buyasuri, Lembata terluka akibat dibacok ayah mertuanya, Yoseph Obi Robiwala (59).

Tak bisa menghindari serangan ayah mertuanya yang tiba-tiba, korban mengalami luka robek di bagian bahu kiri.

Kasat Reskrim Polres Lembata, AKP Komang Sukamara, mengatakan bahwa kejadian tersebut terjadi hanya dipicu oleh masalah yang sangat sepele, yaitu pelaku merasa jengkel atau emosi dengan korban.

Pelaku jengkel karena ketika pulang dari luar rumah, didapatinya rumah berantakan, sedangkan ia harus mencari uang untuk membiayai pengobatan istrinya.

"Pelaku stres karena belum ada uang untuk biaya obat istri yang sedang sakit," ujar Kombang, melansir Merdeka.

Dijelaskan Komang, pasca kejadian korban langsung melaporkan kejadian penganiayaan itu ke Polsek Buyasuri untuk ditindaklanjuti sesuai koridor hukum.


Kronologi Kejadian

Dari keterangan kepolisian, diketahui bahwa kejadian pembunuhan berawal saat korban 
bersama anaknya yang berusia tiga tahun sedang berada di pondok belakang rumah. 

Dia sibuk mengisi tuak atau arak ke dalam jerigen untuk dijual.

Karena sibuk mengisi tuak, korban tidak sadar dengan kehadiran ayah mertuanya.

Sementara ayah mertua korban yang datang dari dalam rumah dengan perasaan jengkel langsung menganiayanya menggunakan parang sebanyak satu kali di bagian bahu.

Bacokan parang itu mengenai bahu kiri korban, sehingga mengalami luka robek.

Korban kemudian lari keluar dari pondok dan meminta tolong kepada tetangga rumah.

Setelah itu, korban berangkat menuju  Polsek Buyasuri untuk melaporkan kejadian yang dialaminya agar dapat ditindaklanjuti dan diproses sesuai hukum.

Dari Polsek Buyasari, korban akhirnya dibawa ke Puskesmas untuk menjalani visum et repertum serta diperiksa penyidik kepolisian.

Polisi kemudian mendatangi lokasi dan mengamankan pelaku beserta barang bukti.

Pelaku mengaku bahwa ia melakukan aksinya karena jengkel dengan korban.

Saat itu pelaku baru pulang dari rumah saudarinya di desa yang sama. 

Setibanya di rumah, pelaku mendapati rumah dalam keadaan berantakan sedangkan istri dan anaknya sakit.

Pelaku juga sedang galau karena ketiadaan biaya berobat untuk istrinya yang sakit.

Pelaku kemudian langsung mengambil parang dari kamarnya dan langsung menuju kamar korban. Karena tidak ada di kamar, pelaku keluar rumah dan mendapati korban berada di pondok belakang rumah.

Pelaku menghampiri korban dan langsung membacok korban di bagian bahu kiri.

Sejauh ini, di antara pelaku dan korban tidak ada percekcokan atau masalah apapun yang bisa memicu kejadian tersebut.*

Posting Komentar untuk "Guru Honor di Lembata Dibacok Ayah Mertua Gegara Masalah Sepele"