Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ibu Muda Ini Tega Aniaya Bayinya hanya karena Kesal dengan Suami

PT diangkap Polisi akibat perbuatannya/Tribun.


Graha Budaya -- Seorang ibu muda tega menyiksa bayinya yang diketahui masih berusia dua minggu atau 15 hari. Bayi tersebut merupakan hasil pernikahannya dengan suami ketiga berinisial IW.

Ibu muda berinisial PT (25) itu menganiaya bayinya sendiri lantaran mengalami gangguan kejiwaan akibat masalah kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Lantas, setelah menganiaya bayinya, ibu bertato tersebut mencoba melakukan bunuh diri sehingga sempat terluka di tangannya sebelum ditangkap Polisi.

Penangkapan terhadap ibu muda tersebut terjadi di Kota Serang, Banten.


Kasat Reskrim Polres Lebak Iptu Indik Rusmono mengatakan luka pada tangan PT adalah luka bekas sayatan senjata tajam.

Namun, pihaknya tidak menggali keterangan terlalu dalam terkait luka di tangan pelaku pada saat itu.

"Iya benar, tetapi pertanyaan kami tidak mengarah ke sana lebih dalam. Masih terus kami dalami," ucapnya, melansir Tribun.

Keluarga korban, Nani Nurjanah, mengatakan PT dan IW baru saja menikah tahun lalu. Baru-baru ini mereka memiliki momongan.

Nani menceritakan bahwa penganiayaan terhadap bayi tersebut bermula ketika pelaku kesal dengan sikap suaminya, IW.

IW diketahui tidak menuruti permintaan istrinya yang menginginkannya tinggal di rumah dan tidak boleh berdinas dulu. Namun permintaan itu ditolak.

Akhirnya, pelaku mengamuk dan melampiskan kemarahannya terhadap bayi.

Setelah menganiaya bayinya, PT merekam dengan telepon genggamnya dan mengirimkan video rekaman itu ke HP suaminya, yang baru tiba di kantor.

"Dia kesal karena keponakan saya itu kerja. Lah orang namanya kerja, apalagi ini kan dia sedang mengurusi kasus Covid-19. Istrinya ini mikir kalau dia (suaminya) keluar untuk main, padahal tidak," terang Nani.



Sementara itu, Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Lebak Ratu Minsitar mengatakan perbuatan ibu muda tersebut merupakan tindakan tak terpuji.

Pelaku diduga mengalami gangguan jiwa yang dapat membahayakan diri orang lain.

"Saya sangat bingung sekali, di mana nalurinya sebagai seorang ibu. Itu perbuatan sangat gila dan saya meminta segera diperiksa kejiwaannya," katanya.

Dari pemberitaan media, pelaku berniat menabrakkan kendaraannya ke rumah tetangga orang tuanya setelah melakukan penyiksaan kepada sang buah hati.

"Ini mungkin sudah masuk ke kategori gangguan jiwa seseorang. Oleh karenanya pihak kepolisian jangan sampai berhenti dengan penahanan pelaku," ujarnya.

Setelah tertangkap karena video penyiksaan beredar di media sosial dan laporan dari masyarakat, PT mengakui kesalahannya dan meminta maaf atas perbuatannya.

Dia mengaku bukan karena tak sayang anaknya, tetapi kesal terhadap suaminya.

"Dia mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada seluruh pihak," kata Kasat Reskrim Polres Lebak Iptu Indik Rusmono.

Akibat perbuatannya, PT dijerat Pasal 44 Ayat 1 UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan atau Pasal 76C jo Pasal 80 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman lima 5 tahun penjara.*

Posting Komentar untuk "Ibu Muda Ini Tega Aniaya Bayinya hanya karena Kesal dengan Suami"