Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kurang Biaya, Janda Labuan Bajo yang Meninggal di Bali Belum Bisa Pulang

Siti dirawat di rumah sakit sebelum meninggal/via PK.


Kabar duka datang dari Labuan Bajo, Mangarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Seorang janda, bernama Siti Hawa (47), meninggal di RSUP Sanglah Denpasar Bali setelah didiagnosa penyakit kritis, tumor kandungan, kista dan batu empedu pada Kamis (3/6) pukul 14.00 WITA.

Diberitakan Pos Kupang, Jumat (4/6), pihak keluarga hingga Kamis malam belum dapat memulangkan jenazah almarhumah Siti Hawa, karena terkendala biaya.



Aco Jafar selaku adik almarhumah Siti mengatakan, pihak keluarga masih kekurangan biaya pemulangan jenazah.

Saat ini keluarga baru bisa mengumpulkan biaya sekitar Rp5 juta dan masih membutuhkan Rp10 juta untuk biaya pemulangan sebesar Rp15,8 juta.

"Kami dari keluarga harap bantuannya agar bisa talangi biaya (kepulangan jenazah) ke sini (Labuan Bajo)," ujar Aco.

Dia mengatakan, pihak keluarga saat ini sangat membutuhkan dukungan berbagai pihak untuk membantu pemulangan jenazah almarhumah Siti.

"Kami harapkan dukungan," ungkap Aco.



Aco menceritakan, sebelum dirawat di rumah sakit, janda 4 anak ini sehari-hari berjualan kue di Pasar Baru Labuan Bajo.

Sekitar 3 bulan lalu, lanjut dia, Siti mengeluh sakit dan akhirnya dilarikan ke RS Siloam Labuan Bajo.

"Kami langsung bawa ke RS Siloam Labuan Bajo, tapi harus dirujuk lagi ke Bali," urainya.

Di Bali, Siti dirawat selama sebulan lamanya. Sebelum meninggal, Siti sempat menjalani operasi pada 28 Mei.

Namun, kesembuhan tak berpihak pada Siti sehingga ia pun menghembuskan napas terakhir pada Kamis siang.

Aco mengatakan, pihak keluarga berencana memakamkan jenazah Siti di Kampung Lobohusu Dusun Marombok, Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo.*

Posting Komentar untuk "Kurang Biaya, Janda Labuan Bajo yang Meninggal di Bali Belum Bisa Pulang"