Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Dear Pejuang LDR, Sabar Ya Jokowi Perpanjang PPKM Nih!

Presiden Joko Widodo/Ist.

Rindu makin menumpuk bagi para pejuang LDR (Long Distance Relationship) atau hubungan jarak jauh. Salah satunya karena Presiden Joko Widodo menetapkan kebijakan perpanjangan pelaksanaan PPKM Darurat hingga 25 Juli 2021 mendatang.

Rasanya tak bisa lagi menahan pelukan hangat atau jabatan tangan erat. Di ujung penantian, jiwa dan raga bertemu bagai jalan persimpangan.

Jokowi mengakui bahwa keputusan memperpanjang PPKM Darurat sangat berat baginya, mungkin seberat rindu pada kekasih di seberang laut. Dia tidak tega masyarakat yang dicintainya hidup makin sengsara akibat dampak PPKM.

Namun dia menegaskan akan melakukan pelonggaran aktivitas masyarakat mulai 26 Juli jika tren kasus Covid-19 menurun.

Dalam konferensi pers Selasa (20/7) malam, Kepala Negara mengatakan bahwa keputusan perpanjangan ini terpaksa dilakukan karena grafik penularan Covid-19 belum menunjukkan tanda-tanda penurunan yang cepat.

Namun dia memastikan bahwa jika penularan virus terus menurun hingga pekan depan, maka mulai 26 Juli dia akan melonggarkan aktivitas masyarakat yang terhimpit PPKM.

"Ini dilakukan untuk menurunkan penularan Covid-19, dan mengurangi kebutuhan masyarakat untuk pengobatan di rumah sakit, sehingga tidak membuat lumpuhnya rumah sakit lantaran over kapasitas pasien Covid-19, serta agar layanan kesehatan untuk pasien dengan penyakit kritis lainnya tidak terganggu dan terancam nyawanya," ujar Jokowi.

Jokowi menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau dan mengevaluasi dinamika penanggulangan Covid-19 selama sepekan ke depan. Jika ditemukan semakin membaik, maka dia akan mulai melakukan pelonggaran aktivitas masyarakat secara bertahap.

"Kita selalu memantau, memahami dinamika di lapangan, dan mendengar suara-suara masyarakat terdampak PPKM. Karena itu, jika tren kasus terus mengalami penurunan, maka tanggal 26 Juli 2021, pemerintah akan melakukan pembukaan bertahap," katanya.

Jokowi menuturkan, dalam pelonggaran aktivitas nantinya, kegiatan di pasar tradisional, pedagang kaki lima, toko kelontong, agen atau outlet voucher, jasa pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, jasa cuci kendaraan, dan usaha kecil lain yang sejenis, diizinkan buka dengan protokol kesehatan hingga pukul 21.00 WIB, yang pengaturan teknisnya diatur oleh Pemda.

Selain itu, warung makan, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya yang memiliki tempat usaha di ruang terbuka, juga diizinkan buka dengan protokol kesehatan ketat sampai dengan pukul 21.00 WIB dan maksimum waktu makan untuk setiap pengunjung 30 menit.

Jokowi pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bekerja sama melaksanakan PPKM Darurat ini, sehingga angka penambahan kasus dapat segera ditekan.

"Saya minta kita semuanya bisa bekerja sama, bahu membahu untuk melaksanakan PPKM ini, dengan harapan kasus akan segera turun dan tekanan kepada rumah sakit juga menurun," pinta Jokowi dan keterangannya.

Jokowi juga meminta masyarakat agar terus meningkatkan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan, melakukan isolasi terhadap yang bergejala, serta memberikan pengobatan sedini mungkin kepada yang terpapar.

Pemerintah, kata dia, juga akan terus membagikan paket obat gratis untuk pasien tanpa gejala dan pasien dengan gejala ringan. Rencananya, 2 juta paket obat akan disalurkan kepada masyarakat yang terpapar.

Jokowi yakin jika masyarakat kompak bekerja sama melawan Covid-19, maka kehidupan masyarakat dapat kembali berjalan normal.

"Memang ini situasi yang sangat berat, tetapi dengan usaha keras kita bersama, Insya Allah kita bisa segera terbebas dari Covid-19. Dan kegiatan sosial, kegiatan ekonomi masyarakat bisa kembali normal," ungkapnya.*

Posting Komentar untuk "Dear Pejuang LDR, Sabar Ya Jokowi Perpanjang PPKM Nih!"