Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Terpapar Covid-19, Gibran Jalani Isolasi Mandiri

Walikota Solo Gibran.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dikabarkan terpapar positif Covid-19 pada Rabu (14/7). Gibran mengkonfirmasi bahwa saat ini kondisinya masih stabil dan sehat alias tanpa gejala.

"Kebetulan kemarin saya antigen negatif, saya nggak percaya kemudian saya suruh temen-temen cek RSBK untuk PCR. Lalu hasilnya positif," ujar Gibran kepada wartawan.


Putra sulung Presiden Joko Widodo ini menerangkan bahwa kabar dirinya terpapar positif Covid-19 dialami sejak Senin (12/7) lalu.

Namun dia memastikan dalam kondisi sehat sehingga tetap menjalankan tugas pemerintahannya seperti biasa, termasuk mengadakan pertemuan dengan sejumlah wartawan melalui Zoom hari ini.

Walikota 33 tahun ini menambahkan bahwa kondisi kesehatan keluarganya baik-baik saja. Istrinya, Selvi Ananda, anak serta sopirnya dinyatakan negatif dalam pemeriksaan PCR.

"Hasil keluar Senin pagi saya langsung memisahkan diri. Alhamdulillah, ajudan, sopir negatif semua," terang Gibran.


Dengan kondisi terpapar Covid-19, Gibran saat ini menjalani isolasi mandiri di rumah sambil memastikan agenda penanggulangan Covid-19 di Solo berjalan sesuai ketentuan.

"Saya garisbawahi, selama saya isolasi saya bekerja. Nota-nota dinas tetap saya jalankan, rapat-rapat tetap berjalan, Jumat rapat paripurna via Zoom. Mudah-mudahan ketua dewan mengizinkan,” paparnya.

Gibran diketahui aktif dalam menghadiri setiap kegiatan vaksinasi di Solo, seperti vaksinasi di Balai Kota Solo, Solo Paragon Mall dan sejumlah vaksinasi di tempat lainnya.

Kemungkinan, Gibran terpapar Covid-19 ketika bertemu dengan masyarakat di lokasi vaksinasi. Gibran pun meminta doa dari warga Solo agar segera diberi kesembuhan.

"Saya dalam keadaan sehat tanpa gejala apapun. Aktivitas biasa, memonitor dari jauh,” ungkap walikota yang diusung PDIP ini.


Kota Solo sendiri menerapkan PPK Darurat sejak 3 Juli lalu sampai dengan 20 Juli mendatang. Solo diketahui masuk level 4 berdasarkan asesmen PPKM Darurat.

Daerah dengan Level 4 memiliki tiga kategori, yaitu pertama, adanya kasus konfirmasi tinggi, sehingga untuk menurunkan diperlukan peningkatan testing.

Asumsi kedua adalah bahwa jumlah rawat Inap di Rumah Sakit tinggi, dapat dikurangi dengan meningkatkan tempat tidur Isolasi di RS.

Dan ketiga adalah jumlah kematian tinggi sehingga dapat diturunkan dengan peningkatan treatment seperti penyediaan oksigen, obat-obatan, dan lain-lain.*

Posting Komentar untuk "Terpapar Covid-19, Gibran Jalani Isolasi Mandiri"