Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Usai Acara Duka, 100 Warga Desa Mosi Ngaran di Manggarai Timur Terpapar Covid-19

Pasien Covid-19 dirawat intensif/Ist.

Sebuah kabar yang tak biasa terjadi di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Seratus warga di sebuah desa terpencil, yaitu Desa Mosi Ngaran, Kecamatan Elar Selatan, dikabarkan terpapar Covid-19.

Jumlah warga yang terapar Covid-19 ini lebih dari separuh jumlah warga di desa terisolir tersebut yang total berjumlah 170 orang.

Baca juga: Ikut sambut baru di Bajawa, warga Ende meninggal setelah terpapar Covid-19

Juru bicara Satgas Covid-19 Manggarai Timur Bonifasius Sai mengatakan kepada Kompas, informasi terkait 100 warga terkonfirmasi positif terungkap setelah ratusan warga desa melakukan tes antigen pada Senin, awal pekan ini.

Dari penelurusan, ternyata penularan terjadi ketika warga desa tersebut mengikuti acara kedukaan beberapa waktu lalu.

"Kejadian ini merupakan transmisi lokal, di mana beberapa hari sebelumnya ada (acara) kedukaan," kata Bonifasius, Senin ini.

Dengan temuan kasus baru tersebut, mengirim Manggarai Timur sebagai kabupaten dengan jumlah kasus yang cukup banyak di Flores.

Hingga Senin, tercatat 122 warga positif Covid-19 berdasarkan tes swab PCR dan 1.009 orang positif berdasarkan tes antigen.

Sementara itu, pasien sembuh 711 orang, 203 orang karantina mandiri, dan 75 orang dirawat di pusat karantina daerah.

Baca juga: Jokowi Dikritik BEM UI, Mahasiswa NTT Pasang Badan

Dengan meledaknya jumlah kasus di kabupaten paling timur Nusacale, maka pemerintah setempat mulai kewalahan.

Dan kini semua warga yang positif Covid-19 menjalani isolasi mandiri di rumah di bawah pengawasan Satgas tingkat kecamatan.

Pemerintah setempat pun lantas membatasi aktivitas warga desa. Misalnya, dilarang ke luar wilayah, sementara warga dari luar juga dilarang masuk ke desa tersebut.

Selain itu, Bupati Manggarai Timur Agas Andreas mengeluarkan instruksi agar kegiatan masyarakat dibatasi, termasuk acara adat.

Sementara untuk acara pesta nikah dibatasi hingga pukul 19.00 WITA.

Adapun sejak awal pandemi, tercatat 10 warga Manggarai Timur meninggal karena Covid-19.*

Posting Komentar untuk "Usai Acara Duka, 100 Warga Desa Mosi Ngaran di Manggarai Timur Terpapar Covid-19"