Aliansi Laporkan Oknum Polisi yang Mengambil CCTV ke Propam Polda NTT - Graha Budaya
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Aliansi Laporkan Oknum Polisi yang Mengambil CCTV ke Propam Polda NTT

Aliansi Pencari Keadilan Astri Manafe dan Lael Maccabbee.

KUPANG (GRAHA BUDAYA) -- Aliansi Pencari Keadilan Astri Manafe dan Lael Maccabbee pada Kamis siang mendatangi Propam Polda NTT untuk melaporkan oknum polisi yang diduga mengambil kamera CCTV di Gereja Zoar Penkase, Alak, Kota Kupang.

Koordinator Aliansi Christo Kolimo masih merahasikan oknum polisi yang ingin dilaporkan ke Propam Polda NTT.

"Inisial masih rahasia," katanya dikutip dari Youtube Zona Line News, Kamis sore.

Baca Juga: Beredar Identitas Oknum Polisi yang Diduga Ambil CCTV di Gereja Zoar Penkase

Dia mengatakan bahwa laporan tersebut terkait dengan dugaan adanya oknum polisi yang mengambil kamera CCTV di Gereja Zoar Penkase beberapa waktu lalu.

Pengambilan kamera CCTV tersebut terjadi ketika kasus pembunuhan Astri dan Lael sedang mencuat sehingga patut dicurigai dan dipertanyakan kepada polisi.

"Kita mau ketemu pak Kabid, Pak Domi untuk mekanisme pelaporan beberapa oknum kepolisian terkait keterlibatan dalam kasus ini," kata Christo dilansir Media Kupang.

Sebelumnya, Christo mengatakan ada oknum aparat yang diduga mengambil memori rekaman CCTV tersebut.

Dia menduga ada pihak yang ingin menghilangkan barang bukti terkait kasus Astri dan Lael. Ironisnya, oknum tersebut berasal dari institusi kepolisian.

"Hanya, waktu dan apa yang dalam video tersebut kita tidak tahu pasti, tetapi yang membuat janggal karena video rekaman tersebut diambil ketika penanganan kasus ini," katanya, Rabu (2/2).

Baca Juga: TPFI Soal TKP Penemuan Astri dan Lael: Diduga Sudah Direncanakan Pelaku

Adapun, oknum polisi yang diduga mengambil kamera CCTV bernama Ipda Gerry Agnar Timur tersebut. Identitas tersebut ramai diunggah oleh warganet di media sosial.

Gerry adalah Panit Reskrim Polsek Alak, salah satu institusi kepolisian yang mula-mula menangani kasus pembunuhan Astri Manafe dan Lael Maccabbee sebelum dilimpahkan ke Polda NTT.

Baca Juga: Dalami Kasus Astri dan Lael, Mabes Polri akan Turun Langsung ke Kupang

Alak juga merupakan lokasi penemuan jasad kedua korban oleh sopir dan kondektur ekskavator pada 30 Oktober 2021 lalu.

Gerry diketahui merupakan salah satu anggota polisi yang cukup berprestasi. Dia pernah mengungkap kasus pembunuhan di wilayah hukum Polsek Alak.

Pada 3 November 2020 lalu, Gerry dianugerahkan penghargaan oleh Kapolda NTT Irjen Pol Lotharia Latif sebagai personil Polda NTT yang berprestasi.

Kedua teman Gerry yang mendapatkan penghargaan dari mantan Kapolda NTT yang kini menjadi Kapolda Maluku ini adalah Aiptu Florensi Ibrahim Lapuisaly dan Bripda Charlina Nindy Kotta.

Baca Juga: Polda NTT akan Masukkan Laporan TPFI ke Berkas Perkara Randy jika Terbukti Valid

Publik menduga kuat bahwa Gerry adalah oknum polisi yang mengambil atau mengamankan kamera CCTV di Gereja Zoar Penkase, beberapa waktu setelah kasus Astri dan Lael mencuat ke publik.

"Oh ini ya oknum polisi yang mencuri memori CCTV milik Gereja Soar (yang dimana di dalam terdapat rekaman kedua korban saat masih hidup berjalan kaki melewati lokasi tersebut)," tulis Bio Nerve di Grup Flobamorata Tabongkar, Rabu (2/2).*

Posting Komentar untuk "Aliansi Laporkan Oknum Polisi yang Mengambil CCTV ke Propam Polda NTT"