Bukan 27 Agustus, Astri dan Lael Disebut Dijemput Randy pada 28 September 2021 - Graha Budaya
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bukan 27 Agustus, Astri dan Lael Disebut Dijemput Randy pada 28 September 2021

Gereja Zoar Penkase/FB.

KUPANG (GRAHA BUDAYA) -- Benang kusut kasus pembunuhan ibu dan anak di Kupang, Astri Manafe dan Lael Maccabbee, sampai saat ini masih belum terurai.

Penyidik Polda NTT dalam kerja sama dengan Polsek Alak dan Polres Kota Kupang telah melakukan pemeriksaan saksi dan bukti, dan melimpahkan berkas perkara ke Kejati NTT sebanyak dua kali.

Lebih dari 20 orang saksi diperiksa, termasuk mereka yang dikenal dekat dengan korban dan beberapa orang lainnya yang menjemput korban dari rumahnya di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelapa Lima, Kota Kupang.

Baca Juga: Beredar Identitas Oknum Polisi yang Diduga Ambil CCTV di Gereja Zoar Penkase

Namun semuanya masih menimbulkan tanda tanya. Ada "bayangan gelap" di belakang kasus ini yang membuat publik dan aktivis kemanusiaan mempertanyakan kebenaran fakta pembunuhan Astri dan Lael.

Hasil investigasi Tim Pencari Fakta Independen (TPFI) yang dipimpin Buang Sine dkk menemukan sejumlah fakta dan bukti lain yang menegasikan pengakuan tersangka Randy Badjideh di kepolisian.

Randy mengatakan dia mencekik mati korban Astri sedangkan Lael dicekik oleh ibunya sendiri. Namun bukti yang dikumpulkan TPFI menyebut bahwa Randy bukanlah pelakunya.

Baru-baru ini, beredar kabar bahwa pengakuan Randy di hadapan kepolisian hanyalah rekayasa alias bohong.

Baca Juga: Laporan TPFI Jadi Petunjuk Polisi Bongkar Pelaku Lain, BS: Terima Kasih Tuhan

Selain rekayasa motif dan modus pembunuhan, Astri dan Lael disebut tidak dihabisi pada 27 Agustus sebagaimana pengakuan Randy yang kini mendekam di rumah tahanan (rutan) sambil menunggu berkas perkaranya disidangkan.

Akun Facebook Bio Nerve dalam sebuah unggahan di Grup Flobamorata Tabongkar, Jumat (4/2) menyebut bahwa pada 28 September 2021, Astri dan Lael dijemput Randy dari rumahnya di Kelapa Lima.

Kedua korban yang jasadnya ditemukan di lokasi penggalian pipa SPAM Kali Dendeng, Penkase ini dijemput menggunakan motor Revo warna putih. Artinya, kedua korban bukan dijemput oleh Arca pada 27 Agustus untuk dibawa ke kosan Bayu.

"Pada tanggal 28 Sepetember 2021 kurang lebih di jam 3-4 sore 'tempat ini menjadi  saksi terakhir yang melihat ASTRIT-LAEL dijemput oleh RANDY dengan menggunakan motor Revo'," tulis Bio Nerve.

Bio Nerve adalah akun Facebook yang cukup getol memperjuangan keadilan Astri dan Lael dan berupaya membongkar jaringan kejahatan pembunuhan Astri dan Lael.

Dalam beberapa unggahan di media sosial, dia menyebut beberapa nama yang diduga terlibat atau merancang skenario pembunuhan Astri dan Lael.

Baca Juga: Aliansi Laporkan Oknum Polisi yang Mengambil CCTV ke Propam Polda NTT

Penyidik Polda NTT dalam beberapa kesempatan mengatakan bahwa pihaknya menangani kasus ini berdasarkan crime scientific investigation (CSI) untuk membongkar kejahatan kriminal.

Pihaknya merujuk pada keterangan saksi dan bukti-bukti yang dikumpulkan penyidik di lapangan yang terkait dengan insiden pembunuhan kedua korban.

Namun kuasa hukum keluarga korban Aditya Nasution beberapa waktu mengatakan bahwa ada beberapa alat bukti yang belum terungkap oleh penyidik yaitu hasil percakapan terakhir korban Astri untuk mengetahui lokasi terakhir korban.

Baca Juga: Profil Pendidikan Hery Nts: Kuliah D4 Tahun 2016, Lulus S2 Tahun 2021

Pasalnya sampai saat ini handphone korban tidak diketahui rimbanya. Padahal, penyidik bisa mengecek percakapan tersebut melalui provider Telkomsel dan dimasukkan ke dalam berkas perkara dan keluarga korban.

Selain itu, penyidik juga diduga mengambil kamera CCTV di Gereja Zoar Penkase pasca kedua jasad di temukan di Kali Dendeng.

Belum diketahui apakah pengambilan kamera CCTV itu untuk keperluan penyelidikan atau kepentingan lain. Kuasa hukum dan Aliansi menduga penyidik berusaha menghilangkan barang bukti kamera CCTV tersebut.

Menurut Bio Nerve, pada 28 September 2021, Randy menjemput kedua korban dan melewati jalan depan Gereja Zoar Penkase.

"Namun sayang semua bukti-bukti petunjuk itu telah diambil dan dihilangkan oleh Geryy (anggota Polsek Alak, Red) pada tanggal 3 November 2021," katanya.*

Posting Komentar untuk "Bukan 27 Agustus, Astri dan Lael Disebut Dijemput Randy pada 28 September 2021"