Dua Kali Pemeriksaan, Publik Menanti Penetapan Tersangka Baru - Graha Budaya
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Dua Kali Pemeriksaan, Publik Menanti Penetapan Tersangka Baru

Ilustrasi.

KUPANG (GRAHA BUDAYA) -- Publik NTT menanti penetapan tersangka baru setelah dua kali pemeriksaan saksi terkait kasus pembunuhan ibu dan anak di Kupang, Astri Manafe dan Lael Maccabbee. Publik begitu yakin bahwa akan ada tersangka baru.

Adapun pemeriksaan lanjutan dilakukan untuk melengkapi kembali berkas perkara tersangka Randy Badjideh yang sudah ditolak dua kali oleh Kejati NTT.

Pemeriksaan pertama dilakukan pada Jumat, 11 Februari 2022 lalu, dan yang kedua kalinya pada Minggu, 13 Februari 2022.

Baca juga: Engkos Djami Berpulang: Bawalah Lukisanmu bagi Astri dan Lael

Publik menilai bahwa Randy yang kini ditahan penyidik bukanlah pelaku yang sebenarnya. Kalaupun dia pelaku, ada pelaku lain yang turut merencanakan pembunuhan Astri dan Lael.

Hasil investigasi TPFI di bawah pimpinan Samuel Haning dan Buang Sine menemukan sejumlah fakta dan alat bukti bahwa Randy bukanlah pelakunya.

Menurut keterangan saksi yang mereka kumpulkan, Randy hanya membantu menguburkan jasad kedua korban setelah dihabisi oleh para pelaku biadab.

Baca juga: Ada Bekas Darah Saat Ditemukan, Astri Diduga Tidak Dibunuh pada Agustus 2021

Randy pun telah mengakui kepada orangtuanya bahwa tangannya bersih. Artinya dia tidak terlibat dalam insiden pembunuhan dua nyawa manusia tersebut.

Beberapa dugaan pun muncul bahwa TKP pembunuhan bukanlah di dalam mobil sebagaimana pengakuan Randy. Menurut TPFI dan publik, TKP sebenarnya ada di Patung Garuda.

Terbaru, beberapa data yang dihimpun TPFI telah dipakai penyidik Polda NTT untuk melakuka validitas untuk melihat kebenarannya.

Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Rishian Krisna beberapa waktu lalu mengatakan bahwa berkas investigasi akan dimasukkan ke BAP jika ditemukan validitasnya.

Dengan adanya pemeriksaan lanjutan, publik berharap adanya penetapan tersangka baru sehingga kasus ini mencapai titik terang setelah empat bulan ditangani Polda NTT.*

Posting Komentar untuk " Dua Kali Pemeriksaan, Publik Menanti Penetapan Tersangka Baru"