Pro Kontra Pelantikan Wabup Ende, Jubir Pemprov NTT: Sudah Sesuai Prosedur - Graha Budaya
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pro Kontra Pelantikan Wabup Ende, Jubir Pemprov NTT: Sudah Sesuai Prosedur

Jubir Pemprov NTT Prisila Q. Parera.

JAKARTA (GRAHA BUDAYA) -- Pelantikan Wakil Bupati Ende masih menjadi perbincangan hangat di berbagai kalangan. Hal itu akibat terbitnya Surat Keputusan (SK) pembatalan pelantikan dari Kementrian Dalam Negeri.

Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat telah melantik politisi Nasdem Erikos Emanuel Rede pada Kamis (27/1). Pelantikan tersebut sesuai dengan keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 132.53-67 tahun 2022, tentang Pengesahan Pengangkatan Wakil Bupati Ende.

Menanggapi hal tersebut, Koordinator Tim Pembela Indonesia (TPDI) Petrus Selestinus memandang bahwa Gubernur NTT telah melakukan akrobatik politik karena memajukan waktu pelantikan.

"Hal itu dilakukan Gubernur NTT dengan alasan ada agenda penting di tanggal 28 Januari 2022, lalu jadwal pelantikan mendadak dinajukan sehari lebih cepat yaitu tanggal 27 Januari 2022, agar tampak lebih logis dalam berpacu dengan waktu dalam hitungan jam. siapa yang lebih gesit, apakah melantik wakil bupat ende atau penarikan SK Mendagri," ungkapnya.

Namun juru bicara Provinsi NTT Prisila Q. Parera menyampaikan bahwa pelantikan sudah sesuai dengan keputusan Menteri Dalam Negeri yakni Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 132.53-67 Tahun 2022 tentang pengesahan pengaktan Wakil Bupati Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih dari Gubernur Nusa Tenggara Timur atas dukungan semua pihak atas terlaksananya pelantikan Wakil Bupati Ende.

“Terkait pelantikan Wakil Bupati Ende, Bapak Gubernur menyampaikan terimakasih atas dukungan semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya seluruh tahapan mulai dari proses awal hingga pelaksanaan Pelantikan," tandasnya.

Lanjutnya lagi, Viktor menghimbau kepada semua pihak untuk menghentikan polemik dan segera berkolaborasi untuk membangun NTT khususnya Kabupaten Ende.

“Gubernur meminta agar kita hentikan semua polemik yang terjadi hari ini. Diharapkan setelah pelantikan, Bupati dan Wakil Bupati Ende agar menjalin soliditas dan melakukan konsolidasi serta merajut kembali persatuan dan kesatuan di Kabupaten Ende untuk melanjutkan agenda pembangunan pada waktu yang tersisa 2 tahun lebih dan berkontribusi terhadap pembangunan di NTT,” ujarnya.

Untuk diketahui bahwa persoalan tidak sahnya pelantikan Wakil Bupati Ende karena pada saat pemilihan, ada beberapa partai yang tidak memenuhi syarat karena tidak mengantongi SK dari Dewan Pimpinan Partai, yakni PDIP, PKB, PKPI  dan PKS.*

Posting Komentar untuk "Pro Kontra Pelantikan Wabup Ende, Jubir Pemprov NTT: Sudah Sesuai Prosedur"