Profil Profesor Andreas Lako, Guru Besar Unika Soegijapranata Asal Ngada yang Berpulang - Graha Budaya
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Profil Profesor Andreas Lako, Guru Besar Unika Soegijapranata Asal Ngada yang Berpulang

Prof. Andreas Lako.

BAJAWA (GRAHA BUDAYA) -- Kabar duka menerpa keluarga besar Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Kota Semarang dan masyarakat Ngada, Nusa Tenggara Timur.

Guru Besar Program Studi Ilmu Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unika Soegijapranata Profesor Andreas Lako dikabarkan meninggal dunia.

Profesor Andreas meninggal setelah melakukan kegiatan jalan pagi pada Rabu (23/2) di rumahnya Jalan Talang Sari II/7 Semarang. Disebutkan bahwa mendiang memiliki riwayat sakit jantung.

Baca juga: 69 Persen Masyarakat NTT Puas dengan Kinerja VBL, 24 Persen Tidak

Misa requiem atau misa arwah telah dilaksanakan pada Rabu pukul 14.00 dan jenazah disemayamkan di Kapel Ignasius Komplek Kampus Unika Semarang.

Misa Konselebrasi dipimpin oleh selebran utama Romo Yohanes Rasul Edy Purwanto, Pr selaku Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Semarang dan disiarkan juga melalui kanal Youtube Aloys Budi Purnomo TV.

Rektor Unika Soegijapranata, Dr. Ferdinandus Hindiarto mengatakan, Profesor Andreas memiliki jasa dan peran yang telah diberikan bagi Unika Soegijapranata Semarang.

"Loyalitas, pengabdian, dan keteladanan Prof. Andreas Lako akan selalu dikenang oleh siapa pun yang ada di sekeliling beliau, baik di lingkungan profesi maupun sosial kemasyarakatan," katanya dikutip dari situs resmi Unika Soegijapranata.

Dia menyebutkan, sikap Profesor Ferdinandus terhadap isu lingkungan telah mendorongnya untuk mulai mengembangkan konsep akuntansi yang tidak hanya berfokus pada objek dan transaksi keuangan tetapi bagian dari sistem bisnis.

Melalui konsep Green Accounting yang diusung Profesor Andreas, obyek dan transaksi keuangan juga mencakup ekonomi, pembangunan dan sistem kehidupan manusia dalam bermasyarakat dan bernegara, juga dapat berintegrasi dengan fenomena sosial dan lingkungan sekitar.

"Semoga kedamaian abadi menyertaimu dalam suka cita abadi bersama para Kudus di Surga," ungkap Ferdinandus.

Profil Profesor Andreas Lako

Profesor Andreas lahir di Bajawa, Ngada, pada 30 November 1966. Pendidikan SD-SMA ditempuh di Flores, selanjutnya S1 Akuntansi Universitas Atmajaya Yogyakarta dan lulus tahun 1993.

Setelah lulus S1 dia menjadi dosen FE Unika Soegijapranata Semarang mulai tahun 1997. Kemudian ditugaskan belajar ke Universitas Gajah Mada (UGM) dan lulus S2 pada 2001 dan S3 lulus pada 2007.

Pada 1997-2000 menjabat sebagai Ketua Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unika Soegijapranata.

Dia pun telah menghasilkan sekitar 70 artikel ilmiah di jurnal, ratusan artikel di media massa, dan 3 buku referensi.

Karena karya-karya yang sangat banyak itu, pada tahun 2008 Prof. Andreas terpilih menjadi Dosen Berprestasi baik di tingkat Jawa Tengah dan juga pada tingkat nasional.

Pada tingkat nasional, beliau masuk dalam 10 besar. Selama 2008-2012 menjabat sebagai Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnisi (FEB) Unika Soegijapranata.

Profesor Andreas diangkat sebagai Guru Besar Ilmu Akuntansi pada tanggal 1 Desember 2010 berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan.

Pada 2013-2017, dia menjabat Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Unika, kemudian pada 2018-2022 pada tugas mulia yang diemban saat terakhir hidupnya, Prof Andreas Lako menjabat sebagai Ketua Program Studi Program Doktor Ilmu Lingkungan (PDIL), Fakultas Ilmu dan Teknologi Lingkungan, Unika Soegijapranata.

Selamat jalan Prof Andreas. RIP.

Posting Komentar untuk " Profil Profesor Andreas Lako, Guru Besar Unika Soegijapranata Asal Ngada yang Berpulang"