Yang Mengantar Randy ke Polda NTT Diduga Ikut Rekayasa Kasus Astri dan Lael - Graha Budaya
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Yang Mengantar Randy ke Polda NTT Diduga Ikut Rekayasa Kasus Astri dan Lael

Tersangka Randy Badjideh.

KUPANG (GRAHA BUDAYA) -- Penanganan kasus pembunuhan ibu dan anak di Kupang Astri Evita Suprini Manafe (30) dan putranya Lael Maccabee (1) masih teka-teki.

Sudah berjalan empat bulan, kasus ini belum menemukan titik terang. Hal itu terbukti dari dua kali penolakan berkas perkara kasus ini oleh Kejati NTT. Pertama kali pada Januari dan terakhirnya pada 7 Februari lalu.

Kejati NTT menilai bahwa berkas perkara tersebut belum lengkap. Belum ada bukti-bukti yang merujuk pada penetapan Randy Badjideh sebagai tersangka pembunuhan.

Baca Juga: Engkos Djami Berpulang: Bawalah Lukisanmu bagi Astri dan Lael

Kuasa hukum keluarga korban, TPFI dan publik yang begitu empati dengan kasus ini menduga bahwa kasus ini telah direkayasa.

Randy menjadi "kambing hitam" dari skenario yang dirancang oleh oknum tertentu. Randy disodorkan ke penyidik agar menutup atau menyembunyikan pelaku yang sebenarnya dari tragedi kemanusiaan ini.

"Yang mengantar Randy ketemu Lontar (Lotharia Latif, Red), adalah orang yang mengetahui semuanya dan dia juga yang ikut merekayasa kasus ini," ujar Bio Nerve di akun Facebooknya, Sabtu (12/2).

Baca Juga: Berkas Perkara Randy PP Polda-Kejati, Gerry Diduga Kunci Bongkar Jejak Digital

Adapun, Randy menyerahkan diri ke Polda NTT pada Selasa, 2 Desember 2021 sekitar pukul pukul 12.00 WITA.

Saat itu, dia diantar keluarga dan kerabatnya.

Di hadapan Kapolda NTT Irjen Pol Lotharia Latif, Randy mengakui perbuatannya, bahwa telah membunuh Astri dan Lael.

"Pada pukul 12.00 WITA telah menyerahkan diri seorang berinisial RB yang didampingi keluarganya ke Ditreskrimum Polda NTT," ungkap Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto.

Beberapa hari kemudian, Randy pun ditetapkan setelah menjalani pemerisakan. Dia ditetapkan sebagai tersangka tunggal berdasarkan pengakuannya.

Namun demikian, hasil investigasi TPFI menemukan bahwa Randy bukanlah pembunuh Astri dan Lael. Dia hanya membantu menguburkan jenazahnya.

Baca Juga: Ada Bekas Darah Saat Ditemukan, Astri Diduga Tidak Dibunuh pada Agustus 2021

Pembunuhan kedua korban adalah orang lain yang sampai saat ini masih tanda tanya, dan Randy menjadi kunci untuk membongkarnya.

Dengan dikembalikannya berkas perkara ke penyidik Polda NTT, diduga bahwa ada alat bukti lain yang belum lengkap untuk mengesahkan penetapan Randy sebagai tersangka untuk selanjutnya disidangkan.*

Posting Komentar untuk " Yang Mengantar Randy ke Polda NTT Diduga Ikut Rekayasa Kasus Astri dan Lael"