Berita Satu TV PHK Massal Karyawan Mulai 16-18 Maret 2022 - Graha Budaya
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Berita Satu TV PHK Massal Karyawan Mulai 16-18 Maret 2022

Plaza Berita Satu Media Holdings.

GRAHA BUDAYA -- Kabar mengejutkan datang dari industri media nasional. Manajemen Berita Satu TV telah mengambil kebijakan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal terhadap karyawannya.

Ratusan karyawan terancam tidak dapat lagi bekerja di perusahaan PT First Media News yang merupakan anak perusahaan dari Lippo Group. 

Ketua AJI Jakarta Afwan Purwanto mengatakan kebijakan memutuskan hubungan kerja ini diumumkan melalui zoom meeting pada Selasa, 15 Maret 2022. 

Ada dua alasan PHK massal perusahaan media milik Lippo Groupini. Pertama, dalih kerugian perusahaan yang disebabkan karena pandemi Covid-19.

Selain itu, adanya disrupsi media juga mendorong tergerusnya lini bisnis industri media di Indonesia. 

Pihak manajemen mulai hari ini sampai 18 Maret telah memanggil satu per satu karyawan untuk menyampaikan status kerja dan diminta untuk menandatangani surat pPHK tanpa memberikan penjelasan secara terbuka alasan dilakukan PHK  karyawan.

Terkait kebijakan PHK massal ini, AJI Jakarta dan LBH Pers mendorong pihak perusahaan agar transparan menyampaikan seluruh masalah perusahaan yang berdampak langsung kepada karyawan. 

Selain itu, kedua organisasi juga mendorong agar perusahaan membuka ruang dialog guna mewujudkan keadilan serta menunjang pemenuhan hak-hak pekerja.

Pemutusan hubungan kerja terbanyak di industri media sepanjang pandemi ini telah berdampak besar terhadap pekerja media. Satu sisi lapangan pekerjaan dalam situasi pagebluk sulit diperoleh. 

Dari itu,  AJI Jakarta dan LBH Pers juga mendesak agar lembaga yang berwenang menangani ketenagakerjaan, seperti Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi DKI Jakarta, Pengawas Ketenagakerjaan, hingga Kementerian Ketenagakerjaan turut serta terlibat mengawal permasalahan ini.

Selain itu, AJI Jakarta dan LBH Pers mendesak pemerintah bersama pihak legislator mencabut dan membatalkan UU Cipta Kerja serta peraturan turunan di bawahnya yang tidak berpihak kepada pekerja. 

"Banyak pasal bermasalah telah memberangus hak-hak pekerja dan tidak memberikan kepastian hukum dalam mewujudkan kesejahteraan pekerja," kata Afwan, Rabu (16/3).

Selama rentang tahun 2020-2021, AJI Jakarta dan LBH Pers telah mencatat sebanyak ratusan pekerja media mengalami masalah ketenagakerjaan, mulai dari pemutusan hubungan kerja, dirumahkan, pemotongan upah, hingga jaminan kesehatan tidak dibayarkan. 

Praktik ini diyakini akan terus terjadi. Untuk itu, kedua organisasi masih membuka posko pengaduan bagi pekerja media untuk pendampingan dan berkonsultasi hukum ketenagakerjaan. 

Apabila mendapat pemutusan kerja sepihak oleh perusahaan media, penundaan, bahkan tidak mendapatkan hak atas upah, silahkan mengisi formulir di tautan berikut: bit.ly/Aduan-JCovid19.*

Posting Komentar untuk "Berita Satu TV PHK Massal Karyawan Mulai 16-18 Maret 2022"