Keluarga Astri dan Lael Kecewa dengan Sikap Polda NTT yang Tidak Transparan - Graha Budaya
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Keluarga Astri dan Lael Kecewa dengan Sikap Polda NTT yang Tidak Transparan

Jack Manafe.

GRAHA BUDAYA -- Keluarga korban pembunuhan ibu dan anak di Kupang, Astri Manafe dan Lael Maccabbee mengaku kecewa dengan sikap penyidik Polda NTT yang tidak transparan.

Jakc Manafe, kakak korban mengatakan, hingga saat ini keluarga baru menerima satu kali SP2HP. Sesuai ketentuan, SP2HP sebetulnya dikirim penyidik tiap bulan selama masa penanganan kasus tersebut.

Dia menyebut, penyidik cenderung bersikap tidak transparan dengan keluarga dalam menangani kasus Astri dan Lael.

“Karena sampai dengan saat ini kami keluarga belum menerima SP2HP yang kedua,” katanya, Selasa (8/3).

Saat ini, penyidik Polda NTT sedang melengkapi berkas perkara Randy Badjideh yang dikembalikan Kejati NTT.

Ada petunjuk Kejati NTT yang belum dilengkapi oleh penyidik sehingga berkas tersebut bolak-balik empat kali.

Jack menduga bahwa berkas dikembalikan oleh Kejati lantaran ada dua hal. Pertama belum cukup bukti untuk menjerat Randy atau kedua, ada hal yang perlu didalami.

“Sehingga jaksa melihat bahwa belum adanya bukti yang memenuhi unsur pada pasal yang dikenakan kepada tersangka yaitu pembunuhan berencana,” imbuhnya.

Terkait masa penahanan Randy yang akan berakhir pada April mendatang, Jack meminta agar Randy tetap ditahan karena sudah terbukti melakukan kejahatan.

Randy sendiri telah mengaku sebagai pembunuh ketika menyerahkan diri. Sehingga tidak ada alasan untuk bebas.

"Ketika Randy bebas kemudian kasus ini tidak berjalan lagi, tentunya tidak. Dia akan berproses terus, tentunya penyidik punya tugas untuk mengungkap siapa pelaku sebenarnya. Karena secara fakta hukum Randy tidak cukup kuat melakukan kejahatan tersebut. Kalaupun ia bebas, ia tidak boleh terlepas dari pengadilan, karena sudah ada pengakuan dan alat bukti permulaan," katanya.*

Sumber: Kupang Terkini

Posting Komentar untuk " Keluarga Astri dan Lael Kecewa dengan Sikap Polda NTT yang Tidak Transparan"