Barang Bukti Mobil Avanza Petunjuk Ada Pelaku Lain dalam Kasus Penkase - Graha Budaya
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Barang Bukti Mobil Avanza Petunjuk Ada Pelaku Lain dalam Kasus Penkase

Mobil Avanza.

GRAHA BUDAYA -- Penyidik Polda NTT telah menyerahkan tersangka pembunuhan ibu dan anak di Kupang Randy Badjideh alias RB dan barang bukti kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT pada 31 Maret 2022 lalu.

Sejumlah barang bukti yang diserahkan penyidik Polda NTT antara lain dua mobil yaitu mobil merk Rush dan Avanza; dua unit motor; dan pakaian korban.

Barang bukti pakaian antara lain baju, celana pendek, pakaian dalam, bra, ikat pinggang, masker mulut, ikat rambut, serta pembalut wanita yang dipakai korban Astri Manafe.

Baca juga: Deddy Manafe Sebut Tersangka Kasus Astri dan Lael Bisa Lebih dari 1 Orang

Sementara barang bukti bayi Lael Maccabbee adalah topi dengan corak bergaris merah putih, kuning, biru, celana panjang karet berwarna hitam, baju berwarna biru, jaket anak-anak berwarna hijau dan popok.

Selain itu, ada barang bukti lain yaitu linggis 2 buah, sekop 2 buah untuk menggali lubang, serta enam buah plastik hitam berukuran besar.

Alat bukti mobil Avanza adalah alat bukti yang kemudian ditahan penyidik setelah pihak jaksa Kejati NTT meneliti berkas perkara Randy beberapa waktu lalu.

Baca juga: Kejati NTT akan Bongkar Tersangka Lain Saat Persidangan Randy

Mobil tersebut diduga digunakan Randy atau pihak lain dalam rangkaian kejadian pembunuhan terhadap Astri dan Lael.

Dalam rekonstruksi Desember 2021, mobil Avanza tersebut tidak pernah muncul karena Randy mengaku membunuh korban di dalam mobil Rush yang dipakainya.

Adanya mobil Avanza terungkap setelah saksi Fery Taunus (FT) mengatakan kepada penyidik bahwa dia mencuci mobil Avanza saat diminta Randy, bukan mobil Rush.

Namun ketika jaksa peneliti meminta agar dilakukan pemeriksaan konfrontir antara RB dan FT, FT kemudian mengubah keterangannya bahwa yang dicucinya adalah mobil Rush, bukan mobil Avanza.

Anehnya, ketika penyidik menyerahkan tersangka dan barang bukti pada akhir Maret, ada juga mobil Avanza.

Baca juga: Istri Aparat Desa di Belu Temukan 7 Video Mesum Suami dengan Istri Kades

Anggota TPFI Buang Sine pun mempertanyakan alasan mengapa mobil tersebut disita jika memang tidak masuk dalam rekonstruksi dan keterangan FT.

"Jaksa hanya menyuruh menyita mobil Avanza jika FT mencuci mobil Avanza. Begitu petunjuk jaksa. Adakah suatu misteri mobil Avanza ini?" ungkapnya.

Dalam perkara ini, Kejati NTT telah menjerat pasal berlapis kepada Randy, yaitu Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana (primer); Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan (subsider). Kedua pasal ini untuk pembunuhan Astri Manafe.

Randy juga dijerat Pasal 80 ayat (3) dan (4) UU Perlindungan Anak tentang kekerasan yang menyebabkan matinya anak oleh orangtua (kandung, biologis); juncto 1) Pasal 55  ayat (1) KUHP tentang keturutsertaan dalam melakukan tindak pidana; dan 2) Pasal 56 KUHP tentang pembantuan dalam melakukan tindak pidana.

Kepala Seksi Penkum Keajti NTT Abdul Hakim ganjaran pasal 55 menunjukkan bahwa adanya keterlibatan pelaku lain dalam kasus Astri dan Lael.

Adanya tersangka lain dalam perkara Astri dan Lael ditemukan setelah jaksa peneliti melakukan kajian terhadap berkas perkara Randy yang dikirim Polda NTT.

Dia mengatakan para tersangka tersebut akan disampaikan dalam persidangan Randy Badjideh yang segera digelar.

“Terkait penambahan tersangka baru sudah pasti ada. Kalau ada pasal 55 (KUHP) ada tersangka lain. Karena pasal 55 kan secara bersama-sama bukan sendiri,” kata Abdul.

Dia mengatakan dakwaan terhadap tersangka lain dalam perkara ini akan dibacakan saat persidangan Randy.

“Mengenai pasal 55 nanti tunggu saja dakwaannya saat dibacakan di pengadilan, di situlah akan terbuka semua siapa yang bersama-sama itu," paparnya.

Saat ini, Kejati NTT telah memperpanjang masa penahanan Randy Badjideh alias RB yang selesai pada Rabu, 20 April 2022.

RB ditahan di Kejaksaan Negeri Kota Kupang pada akhir Maret lalu setelah penyidik menyerahkan tersangkan dan barang bukti perkara Astri Manafe dan Lael Maccabee kepada Kejaksaan Tinggi NTT.

Abdul Hakim mengatakan pihaknya kini memperpanjang masa penahanan RB hingga 30 hari ke depan sambil merampungkan dakwaan terhadap tersangka.

Dia menengaskan bahwa pihaknya sangat hati-hati dalam mendakwa kasus Astri dan Lael sehingga perkara tersebut sampai saat ini belum bisa disidangkan.

Menurut dia, dakwaan tersebut menjadi dasar pembuktikan bagi persidangan nanti.

"Masa penahanan 20 hari sudah selesai maka diperpanjang 30 hari," katanya.*

Posting Komentar untuk "Barang Bukti Mobil Avanza Petunjuk Ada Pelaku Lain dalam Kasus Penkase"