PH Korban: Masih Terbuka Kemungkinan Tersangka Lain di Persidangan Randy - Graha Budaya
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

PH Korban: Masih Terbuka Kemungkinan Tersangka Lain di Persidangan Randy

Aditya Nasution.

GRAHA BUDAYA -- Penasihat Hukum keluarga korban Astri Manafe dan Lael Maccabbe, Aditya Nasution mengatakan bahwa masih terbuka kemungkinan adanya tersangka lain di persidangan perkara pembunuhan ibu dan anak tersebut.

Hal itu disampaikannya setelah penyidik menyerahkan tersangka Randy Badjideh dan sejumlah barang bukti kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT pada Kamis (31/3).

"Tidak menutup kemungkinan ada tersangka baru, berdasarkan pengembangan fakta persidangan," katanya di Kupang.

Baca juga: Penyidik Serahkan Randy, 2 Mobil, 2 Motor dan Sejumlah Alat Bukti

Adhitya meminta agar jaksa penuntut umum (JPU) Kejati NTT tidak ragu dalam menyusun surat dakwa untuk menjerat tersangka.

"Pemenuhan petunjuk agar JPU tidak ragu dalam menyusun surat dakwaan sekaligus keyakinan menuntut secara maksimal, sekaligus menguji fakta dan pembuktian perkara di dalam persidangan," katanya di Kupang, Rabu (23/3) lalu.

Adhitya mengatakan, pihaknya dan keluarga korban akan memberikan dukungan penuh kepada JPU agar dapat membuktikan kasus tersebut dalam persidangan nanti.

Dia berharap semua pemenuhan dan penyempurnaan petunjuk yang diminta oleh JPU dapat menjadi jalan melanjutkan pada persidangan dengan dakwaan dan tuntutan maksimal agar mampu memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban.

Baca juga: Polda NTT: Berkas Perkara Randy Dinyatakan Lengkap (P-21)

Adhitya meminta masyarakat tetap mengawal kasus kematian Astri dan Lael hingga mendapatkan keputusan maksimal agar memberi keadilan bagi keluarga korban.

Penyidik Polda NTT menyerahkan tersangka Randy dan sejumlah barang bukti pada Kamis, 31 Maret 2022. Tersangka Randy tiba di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kupang pada sekitar pukul 09.00 WITA. 

Randy mengenakan celana pendek warna hitam dan baju tahanan warna orange. Dia terlihat memakai sandal jepit.

Baca juga: Kasus Pencemaran Hostia di Gereja Onekore Ende Naik ke Tahap Penyidikan

Randy tampak lebih gemuk dari sebelumnya ketika muncul ke publik saat melakukan rekonstruksi pada Desember 2021 lalu.

Dari informasi dihimpun, sejumlah barang bukti yang diserahkan penyidik antara lain dua mobil yaitu mobil merk Rush dan Avanza; dua unit motor; dan pakaian korban.

Barang bukti pakaian antara lain baju, celana pendek, pakaian dalam, bra, ikat pinggang, masker mulut, ikat rambut, serta pembalut wanita yang dipakai korban Astri.

Baca juga: Randy Terancam Dijerat Hukuman Mati dengan Pasal Berlapis

Sementara barang bukti bayi Lael adalah topi dengan corak bergaris merah putih, kuning, biru, celana panjang karet berwarna hitam, baju berwarna biru, jaket anak-anak berwarna hijau dan popok.

Selain itu, barang bukti lain, linggis 2 buah, sekop 2 buah untuk menggali lubang, serta enam buah plastik hitam berukuran besar.

Alat bukti mobil Avanza adalah alat bukti yang kemudian ditahan penyidik setelah pihak jaksa Kejati NTT meneliti berkas perkara Randy beberapa waktu lalu.

Mobil tersebut diduga digunakan Randy atau pihak lain dalam rangkaian kejadian pembunuhan terhadap Astri dan Lael.

Dalam rekonstruksi Desember 2021, mobil Avanza tersebut tidak pernah muncul karena Randy mengaku membunuh korban didalam mobil Rush yang dipakainya.

Adanya mobil Avanza terungkap setelah saksi Fery mengatakan kepada penyidik bahwa dia mencuci mobil Avanza saat diminta Randy, bukan mobil Rush.

Dugaan keterlibatan pelaku lain dalam kasus ini kian terbuka dengan munculnya mobil Avanza karena tidak mungkin Randy menggunakan dua mobil sekaligus ketika melancarkan aksi kejinya.

Di Kantor Kejati NTT, pihak penyidik Kejati terlebih dauhulu mengecek kondisi tersangka Randy dan sejumlah alat bukti tersebut.

Pengecekan terhadap tersangka dilakukan untuk memastikan pelaku dalam kondisi sehat agar bisa menjalani persidangan.

Setelah melakukan pemeriksaan, Randy dititp untuk menjalani masa tahanan di rutan Polda NTT yang menurut desas-desus karena alasan keamanan.

Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi NTT, Abdul Hakim mengatakan penahanan tersangka selama 20 hari ke depan akan dialihkan ke penuntut umum.

Menurut dia, sebelum 20 hari masa penahanan jaksa penuntut umum akan membuat dakwaan dan segera melimpahkan ke pengadilan untuk disidangkan.*

Posting Komentar untuk "PH Korban: Masih Terbuka Kemungkinan Tersangka Lain di Persidangan Randy"