Setelah Kasus Penkase, Buang Sine Buka Jasa Konsultasi dan Penyelidikan Kasus Pembunuhan di NTT - Graha Budaya
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Setelah Kasus Penkase, Buang Sine Buka Jasa Konsultasi dan Penyelidikan Kasus Pembunuhan di NTT


GRAHA BUDAYA -- Anggota Tim Pencari Fakta Independen (TPFI) Buang Sine adalah salah satu aktor penting di balik terungkapnya para tersangka kasus pembunuhan ibu dan anak di Kupang, Astri Manafe dan Lael Maccabbee.

Meski dihina, dicaci maki dan dibenci oleh mereka yang berbeda pandangan, Buang Sine tetap berpendirian teguh mengawal dan membantu menginvestigasi kasus Penkase.

Sejak awal kasus ini terungkap pada 30 Oktober 2021, Buang Sine dan timnya melakukan investigasi dan menyerahkan temuan-temuan mereka ke penyidik.

Baca juga: Sidang Pertama Randy dan Ira akan Digelar pada 11 Mei 2022

Selain ke penyidik Polda NTT, Buang Sine juga menyerahkan berkas temuan mereka ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT.

Satu tersangka baru telah terbongkar, yaitu istri dari Randy Suhardy Badjideh. Sebelum menetapkan Irawaty Astana Dewi Ua alias Ira Ua sebagai tersangka, penyidik telah puluhan kali melakukan pemeriksaan.

Bersama dengan Randy, Ira terbukti "melakukan, menyuruh melakukan atau turut serta melakukan, dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain, yakni korban Astri Evita Seprini Manafe alias Ate."

Baca juga: Diperiksa Puluhan Kali, Nama Ira Ua Masuk dalam Dakwaan Randy

Demikian bunyi dakwaan yang dirilis Pengadilan Negeri Kupang pada 25 April 2022. Berkas dakwaan didaftarkan dengan nomor perkara 80/Pid.B/2022/PN Kpg.

Disebutkan bahwa kejadian itu terjadi pada hari Sabtu tanggal 28 Agustus 2021 sekitar pukul 09.00 Wita atau setidak-tidaknya pada suatu waktu tertentu yang masih termasuk dalam tahun 2021.

Insiden itu bertempat di Areal Parkir depan Rumah Jabatan Bupati Kupang yang sering disebut Hollywood, Jalan R.A. Kartini, Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang atau setidak-tidaknya di suatu tempat tertentu yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Kupang Kelas IA yang berwenang memeriksa dan mengadili perkara ini.

Baca juga: Kejati NTT akan Bongkar Tersangka Lain Saat Persidangan Randy

Buang Sine mengatakan bahwa masih ada beberapa tersangka yang terlibat dalam kasus pembunuhan ini. Di sisi lain, Kejati NTT mengatakan akan membongkar para tersangka tersebut di persidangan Randy.

Ketika kasus Penkase hampir selesai, Buang Sine pun mengungkapkan rencananya selanjutnya. Dia menyebut bersama timnya akan melayani konsultasi khusus dan penyelidikan kasus pembunuhan di NTT.

Nama lembaganya adalah Buang Sine Investigasi (BSI) Team. Lembaga ini akan melayani seluruh masyarakat NTT.

"Setelah kasus Penkase selesai, BSI TEAM siap membantu mengungkap kasus-kasus PEMBUNUHAN GELAP di seluruh wilayah NTT," katanya di akun Facebook-nya di Grup Flobamorata Tabongkar, Rabu (27/4).

Dia memegang satu prinsip penting dalam hidupnya bahwa "orang jahat akan menang jika orang baik tidak bertindak".*

Posting Komentar untuk "Setelah Kasus Penkase, Buang Sine Buka Jasa Konsultasi dan Penyelidikan Kasus Pembunuhan di NTT"