Aniaya Selingkuhan, Oknum Polisi di Maumere Pernah Ancam Pemilik Kafe dengan Sajam - Graha Budaya
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Aniaya Selingkuhan, Oknum Polisi di Maumere Pernah Ancam Pemilik Kafe dengan Sajam

N dirawat di RSUD TC Hillers Maumere.

GRAHA BUDAYA -- Seorang oknum polisi yang bertugas di Polres Sikka diketahui pernah mengancam pemilik kafe di Waioti, tempat selingkuhannya bekerja.

Pemilik kafe bernama Yunita menceritakan bahwa oknum polisi berinisial R tersebut bukan hanya mengancam menggunakan kata-kata tetapi juga dengan senjata tajam.

“Oknum polisi itu terus mengancam. Pelaku juga pernah mengancam saya dengan pisau," katanya dikutip Inews, Jumat (20/5).

Baca juga: Oknum Polisi Beristri di Sikka Aniaya Selingkuhannya Tegal Minta Putus

Dia menceritakan bahwa oknum polisi yang diketahui sudah memiliki istri sah tersebut juga sering mengancam selingkuhannya berinisial N. Korban sendiri masih belia.

Terkadang pelaku sering semena-mena dan mengancam korban. Karena tidak kuat menahan derita, N memilih untuk memutuskan hubungan asmara terlarang.

Namun permintaan itu ditolak. Korban kemudian dianiaya pelaku. Diduga, pelaku ingin "memacari" korban agar bisa ditemani ketika ingin melepas lelah di kafe tersebut.

Yunita menambahkan, saat kejadian dia sedang tidur di dapur kafe. Kala itu tiba-tiba pelaku datang dengan tidak alasan yang tidak jelas langsung memukul korban.

“Kayaknya pelaku dalam kondisi mabuk. Usai pukul korban, langsung pergi,” ucapnya.

Baca juga: Remaja SMP di Kupang Dihamili Pacarnya, Kini Hamil 7 Bulan

Sementara itu, N menceritakan bahwa dia berselingkuh dengan oknum polisi tersebut sudah cukup lama. Namun karena menjadi wanita simpanan, dia ingin mengakhiri hubungan mereka dan memulai hidup baru.

"Saya tidak mau lagi dengan R. Tetapi dia terus mengejar-mengejar saya dan terus mengancam," papar korban.

Dia mengatakan insiden penganiayaan bermula ketika dia sedang tidur di dapur kafe di daerah Waioti, Kecamatan Alok Timur, Selasa (17/5). Tiba-tiba pelaku datang dengan alasan untuk mengecas HP. 

Setelah berada di dalam, pelaku malah memukul korban, lalu pergi begitu saja.

"Saya posisi tidur. Tiba-tiba pelaku masuk bilang mau cas handphone. Tetapi pelaku malah menarik saya dan langsung pukul saya. Pelaku dalam kondisi mabuk," katanya.

Baca juga: PH Korban Desak Polda NTT Tahan Ira Ua Demi Kepastian Hukum

Korban sudah melaporkan kasus penganiayaan tersebut ke Polres Sikka, dan sudah dilakukan visum di RSUD TC Hillers Maumere untuk kepentingan penyelidikan.

"Kasus penganiayaan ini saya sudah laporkan ke Polisi dan saya langsung dibawah oleh anggota polisi ke rumah sakit untuk melakukan visum," tukas korban.

Kabag Humas Polres Sikka, Iptu Margono menegaskan bahwa oknum polisi tersebut kini sudah diamankan dan ditangani Propam.

“Kita bakal proses sesuai hukum berlaku,” katanya di Maumere, Rabu (18/5/2022).*

Posting Komentar untuk "Aniaya Selingkuhan, Oknum Polisi di Maumere Pernah Ancam Pemilik Kafe dengan Sajam"