Bocah SD di Kupang Dihamili Pamannya Sendiri - Graha Budaya
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bocah SD di Kupang Dihamili Pamannya Sendiri

Ilustrasi.

GRAHA BUDAYA-- Kejadian memilukan kembali terjadi di Kabupaten Kupang, provinsi Nusa Tenggara Timur. Seorang siswi Sekolah Dasar (SD) di kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang mendapat perlakuan bejat dari pamannya sendiri.

Korban yang masih duduk di bangku SD berumur 12 tahun dikabarkan dihamili oleh pamannya yang berinsial DB (35), warga Desa Camplong II, Kecamatan Fatuleu.

Korban kini tengah mengandung empat bulan dan perutnya mulai membesar.

Dari informasi dihimpun, korban bersama kakak kandungnya tinggal bersama nenek di Desa Camplong II, Kupang. Keduanya dititipkan karena orangtua mereka bekerja di Malaysia.

Baca Juga: Sihir Media Vietnam, Ini Profil, Prestasi, dan Kisah Asmara Yolla Yuliana

Mula-mula, kejadian itu tidak diketahui oleh nenek dan kakak korban karena korban sangat tertutup dan tidak menceritakan kejadian itu.

Pada pekan lalu, ayah korban insial BU datang dari Malaysia untuk mengunjungi anaknya. 

Bermula ketahuan hamil saat ada upacara pendidikan yang mewajibkan siswa/siswi mengenakan pakaian adat/budaya.

Ketika mengenakan pakaian tersebut, perut korban tampak buncit, tidak seperti anak-anak lainnya. Ayah korban yang merasa curiga, kemudian menginterogasi korban.

Korban langsung menceritakan kepada ayahnya bahwa dia hamil dan dia disetubuhi oleh pamannya.

Kejadian berawal ketika korban pulang sekolah. Saat itu pelaku sudah menunggu korban di hutan. Dapat Dikatakan bahwa pelaku telah merencanakan aksinya.

Baca Juga: Aniaya Selingkuhan, Oknum Polisi di Maumere Pernah Ancam Pemilik Kafe dengan Sajam

Saat korban lewat, pelaku langsung keluar dari hutan dan paksa korban untuk masuk ke dalam hutan. Setelah tiba di hutan, pelaku langsung melakukan persetubuhan terhadap korban.

Korban menceritakan, pasca melakukan aksi bejatnya, pelaku mengancam korban dengan mengatakan: "Lu jangan kasihtahu siapa-siapa, nanti beta kasih mati lu".

Aksi bejat itu terjadi berulang kali, kadang setelah melakukan aksi, pelaku memberi uang Rp20.000 dan kadang Rp50.000.

Kapolres Kupang AKBP FX Irwan Arianto, SIK, MH, didampingi Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Kupang , Ipda Kuswantoro mengatakan pihaknya sudah menerima laporan keluarga dan Usai menerima laporan keluarga dan membawa korban untuk divisum.

Baca Juga: Hindari Amukan Massa, Polda NTT Diminta Segera Tahan Ira Ua

"Korban masih menjalani visum dan kita segera melakukan penangkapan terhadap pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," paparnya.*

Posting Komentar untuk "Bocah SD di Kupang Dihamili Pamannya Sendiri"