Bukti Dikantongi Penyidik, SM Disebut Jadi Saksi Ungkap Tersangka Lain - Graha Budaya
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bukti Dikantongi Penyidik, SM Disebut Jadi Saksi Ungkap Tersangka Lain

 

Santi dan pasangan Randy-Ira.

GRAHA BUDAYA -- Perjalanan kasus pembunuhan ibu dan anak di Kupang, Astri Manafe dan Lael Maccabbee akan memasuki babak baru, yaitu persidangan.

Tersangka Randy Suhardy Badjideh alias RB telah ditetapkan sebagai terdakwa dengan pasal berlapis. Bersamaan dengan itu, penyidik menetapkan Irawaty Astana Dewi Ua istrinya sebagai tersangka.

Oleh penyidik, RB dan IU dijerat Pasal 340 KUHPidana Jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana, Pasal 338 KUHPidana Jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana, Pasal 80 Ayat (3) Jo. Pasal 76C Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Baca juga: Jadi Saksi Mahkota, Randy dan Ira Berpotensi "Perang" di Pengadilan

Keduanya terbukti "melakukan, menyuruh melakukan atau turut serta melakukan, dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain, yakni korban Astri Evita Seprini Manafe."

Ira ditetapkan setelah melakukan pemeriksaan terakhir pada Senin, 25 April 2022 lalu. Disebutkan bahwa selain Randy, yang menjadi saksi penetapan tersangka Ira adalah Santy Mansula dan Anita Ibrahim.

Santy dan Anita memberi keterangan bahwa mereka pernah diceriterakan oleh Ira bahwa Ira pernah minimal mengancam Randy untuk membunuh Astri dan Lael.

Baca juga: Jika Terus Berbohong hingga di Pengadilan, Randy Bisa Saja Dihukum Mati

Kedua, alat bukti keterangan ahli. Penyidik Polda NTT juga telah memeriksa ahli pidana terkait konstruksi perkara Penkase, yang menempatkan Ira pada peran sebagai penghasut untuk membunuh korban.

Ketiga, alat bukti surat yaitu hasil print-out percakapan Ira dengan beberapa orang yang bernada ancaman untuk membunuh korban.

Baca juga: Bukan Hanya Ira, Kejati NTT Pastikan Masih Ada Tersangka Lain

Anggota TPFI Buang Sine menilai bahwa keterangan saksi SM merupakan salah satu kunci dari penanganan kasus Penkase.

Keterangan yang diberikan SM pun disebut bisa berpeluang mengungkap tersangka lain dalam kasus Astri dan Lael Maccabbee.

Hal itu karena dalam rekaman percakapan yang diperoleh penyidik Polda NTT yang baru dari temuan TPFI, SM disebut mengetahui jumlah pelaku pembunuhan.

"SM adalah salah satu saksi dalam berkas perkara IU yang memberatkan tersangka IU. Ada rekaman percakapan SM dengan DT dimana saat itu SM mengatakan pelaku lebih dari dua orang. Lebih dari dua, bisa tiga, bisa empat, bisa lima, dstnya. Bukti dan fakta rekaman percakapan SM dan DT sudah di tangan penyidik baru. Jika RB tersangka 1, IU tersangka 2, maka tersangka 3 dan lain-lain itu siapa?" tulis Buang Sine di Grup Flobamorata Tabongkar, Minggu (1/5).

Publik NTT saat ini pun menunggu kejujuran SM di persidangan Randy pada 11 Mei nanti.

Jika ditemukan fakta-fakta baru di persidangan, tidak menutup kemungkinan kasus ini akan direkonstruksi ulang. Dengan kata lain, akan diselidiki ulang.

Kepala Seksi Penkum Kejaksaan Tinggi NTT Abdul Hakim sebelumnya mengatakan dengan jerat pasal berlapis terutama pasal 55 KUHP, dapat dipastikan bahwa tersangka kasus Penkase bukan hanya RB dan IU.

Abdul mengatakan dugaan para tersangka lain dalam perkara tersebut akan disampaikan dalam persidangan Randy yang bakal digelar pada 11 Mei 2022.

"Seperti yang saya jelaskan sebelumnya, karena penyidik sudah mencantumkan Pasal 55 jadi tidak mungkin pelakunya itu satu orang, karena Pasal 55 turut sertanya untuk tersangka lebih dari satu. Jadi kita tunggu hasilnya nanti di persidangan. Pada saat dibacakan dakwaan disitulah disebutkan bahwa terdakwa Randy B dengan si A, si B, si C, itulah nanti tersangkanya. Bersama-samanya itu," ungkapnya kepada wartawan di Kupang, Rabu (27/4).*

Posting Komentar untuk "Bukti Dikantongi Penyidik, SM Disebut Jadi Saksi Ungkap Tersangka Lain"