Hakim akan Bacakan 'Putusan Sela' terhadap Randy pada 23 Mei - Graha Budaya
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hakim akan Bacakan 'Putusan Sela' terhadap Randy pada 23 Mei

Sidang terdakwa Randy Badjideh.

GRAHA BUDAYA -- Terdakwa kasus pembunuhan ibu dan anak di Kupang, Randy Suhardy Badjideh alias Randy kembali menjalani sidang di Pengadilan Negeri Kupang pada Senin, 23 Mei 2022.

Sidang ketiga terdakwa tersebut merupakan momen paling menentukan dari proses hukum kasus Astri Manafe dan Lael Maccabbee.

Pada sidang pertama, Rabu, 11 Mei, agendanya adalah pembacaan dakwaan oleh jaksa penuntut umum (JPU).

Baca juga: Tak Ditahan karena PNS, Ini Aturan Bila PNS Jadi Tersangka

Kemudian berlanjut ke sidang kedua yang digelar pada Kamis, 19 Mei 2022. Dalam sidang itu, Randy melalui kuasa hukumnya melakukan eksepsi atau pembelaan.

Dalam pembelaannya, kuasa hukum Randy menolak semua dakwaan JPU dan menyebut jaksa telah menyelundupkan beberapa dakwaan di luar BAP terdahulu.

Namun, JPU mengajukan replik atau nota keberatan atas eksepsi terdakwa. Sidang saat itu bahkan sempat diskors karena terjadi debat sengit antara PH Randy dengan ahli pidana dari Polda NTT, Mikhael Feka.

Baca juga: Hindari Amukan Massa, Polda NTT Diminta Segera Tahan Ira Ua

Ketua Majelis Hakim PN Kupang akhirnya memutuskan untuk menjadwalkan ulang persidangan pada Senin,23 Mei 2022. Agendanya adalah putusan sela.

Putusan sela (interim meascure) adalah merupakan putusan yang dijatuhkan oleh Hakim sebelum hakim memeriksa pokok perkara baik perkara pidana atau perdata yang terdapat didalam suatu dakwaan. 

Hal ini berkaitan dengan suatu peristiwa apabila terdakwa atau penasihat hukum mengajukan suatu keberatan bahwa pengadilan tidak berwenang mengadili perkaranya atau dakwaan tidak dapat diterima atau surat dakwaan harus dibatalkan. Maka dakwaan tersebut tidak akan diperiksa lebih lanjut.

Baca juga: Aniaya Selingkuhan, Oknum Polisi di Maumere Pernah Ancam Pemilik Kafe dengan Sajam

Sebaliknya, apabila Hakim menyatakan menolak keberatan terdakwa atau penasihat hukumnya atas salah satu materi sebagaimana dimaksud di atas, maka dakwaan tersebut akan dilanjutkan.

Suatu putusan sela terjadi pada saat seseorang masih dalam status menjadi seorang terdakwa bukan seorang terpidana.

Fungsi putusan sela adalah untuk memungkinkan atau mempermudah kelanjutan pemeriksaan perkara dalam suatu persidangan pengadilan negeri sesuai dengan perkara yang telah ditentukan.

Dalam hukum acara pidana, putusan sela ini dapat disimpulkan dari Pasal 156 KUHAP.*

Posting Komentar untuk "Hakim akan Bacakan 'Putusan Sela' terhadap Randy pada 23 Mei"