Hindari Amukan Massa, Polda NTT Diminta Segera Tahan Ira Ua - Graha Budaya
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hindari Amukan Massa, Polda NTT Diminta Segera Tahan Ira Ua

Randy dan istrinya Ira Ua.

GRAHA BUDAYA -- Pasca kekalahan Ira Ua pada sidang gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Kupang, Kamis (19/5), publik NTT mendesak Polda NTT segera menahan tersangka.

Buang Sine, mantan penyidik dan aktivis pejuang keadilan kasus pembunuhan Astri Manafe dan Lael Maccabbee mengatakan potensi kericuhan atau amukan massa pasca kekalahan Ira Ua bisa saja terjadi.

Hal itu karena Ira disebut-sebut akan tampil lagi di podcast seperti beberapa waktu lalu untuk memberikan keterangan mengenai duduk perkara kasus yang menjeratnya.

"Polda NTT harus segera menangkap dan menahan tersangka IU karena diduga ybs akan melakukan podcast lagi yang dapat memancing kemarahan massa," tulisnya di akun Facebooknya, Jumat (20/5).

Baca juga: PH Korban Desak Polda NTT Tahan Ira Ua Demi Kepastian Hukum

Dia pun mempertanyakan alasan penyidik Polda NTT tidak menahan istri terdakwa Randy Suhardy Badjideh tersebut.

Anggota TPFI ini mengatakan bahwa dengan ditolaknya praperadilan Ira, maka penetapan tersangka Ira sudah memiliki alat bukti yang cukup, yaitu minimal 2 alat bukti.

"Dengan demikian, penyidik saat memeriksa IU sebagai tersangka, minta agar IU menjawab TIDAK TAHU SAJA, supaya penyidik tidak repot lagi," tukasnya.

Baca juga: Keluarga Korban Minta Polisi Tangkap dan Tahan Ira Ua

Selain Buang Sine, Penasihat korban (PH) korban, Aditya Nasution juga mendesak Polda NTT segera menahan Ira Ua.

Penahanan tersangka Ira Ua penting segera dieksekusi mengingat sidang perkara ini sedang berlangsung. Demi kelancaran dan kepastian hukum, Ira Ua harus ditahan.

"Kami berharap kedepan tsk IU bisa segera ditahan demi kepastian hukum dan memperlancar proses hukum," katanya, Kamis (19/5) dikutip Pos Kupang.

Dia menilai, penolakan gugatan praperadilan Ira Ua melalui kuasa hukumnya membuktikan bahwa pasal-pasal yang dilekatkan pada Ira Ua sudah sesuai dengan perbuatannya.

Baca juga: Remaja SMP di Kupang Dihamili Pacarnya, Kini Hamil 7 Bulan

Dia pun menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada hakim Pengadilan Negeri Kupang yang telah menolak gugatan Ira Ua.

"Kami berharap Kejaksaan Tinggi NTT bisa mengungkap fakta-fakta dan bukti yang selama ini belum terekspos publik untuk mendukung dakwaan dan memaksimalkan tuntutan terhadap terdakwa Randy Badjiddeh," pungkasnya.

Sementara itu, kakak korban, Jack Manafe mengatakan setelah dinyatakan kalah sudah seharusnya tersangka ditahan.

Keluarga menilai bahwa tidak ada yang istimewa dari tersangka Ira Ua sehingga harus dibiarkan bebas berkeliaran.

"Tangkap Ira Ua, tangkap Ira Ua," teriak Jack Manafe usai sidang praperadilan kemarin.*

Posting Komentar untuk "Hindari Amukan Massa, Polda NTT Diminta Segera Tahan Ira Ua"