Luhut akan Tinjau Langsung Potensi Bambu Ngada pada Juni 2022 - Graha Budaya
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Luhut akan Tinjau Langsung Potensi Bambu Ngada pada Juni 2022

Menko Luhut Binsar Panjaitan bersama Bupati Ngada Andreas Paru.

GRAHABUDAYA-- Pada awal bulan Juni nanti, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan akan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Ngada

Luhut diketahui telah menghubungi Gubernur NTT Viktor Laiskodat dan menyampaikan beberapa hal yang dipresentasikan oleh Bupati Ngada, Andreas Paru di kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) pada Senin (9/5).

Dikutip dari Florespos.netKepala Sub Bagian, Staf Ahli dan Kepegawaian pada Bagian Umum Sekretariat Daerah Ngada Donatus Meak menyampaikan bahwa dalam pertemuan tersebut, Bupati Ngada mempresentasikan Rencana Pembangunan Wilayah Terpadu (Integrated Area Developmet) Tante Nela Paris di Kabupaten Ngada meliputi Agrosilvapastora, Agroforesty, Silvopastora, Agroindustri.

Baca Juga: Gimmick Ira Disoroti, Netizen Bandingkan dengan Jessica dalam Kasus Mirna

Andreas Paru juga menyampaikan secara khusus potensi besar yang ada di daerah Ngada, salah satunya Bambu Ngada.

Pada kesempatan yang sama, Andreas menyerahkan Kopi Arabika Flores Bajawa, aneka produk olahan bambu (kriya bambu), sabun, minyak gosok, minyak kelapa yang berbahan lokal dan diproduksi para pelaku UKM di Ngada. 

Baca Juga: Masalah Ligamen Kaki, Dokter Anjurkan Paus Fransiskus Jangan Lagi Berjalan

Menanggapi hal tersebut, Luhut memberikan apreasi terhadap potensi sumber daya yang dimiliki Kabupaten Ngada dan secara khusus memberikan perhatian terhadap potensi bambu Ngada. 

Dia menegaskan bahwa pengolahan bambu Ngada harus di Ngada.

"Pengolahan bambu Ngada harus dilakukan di Ngada. Konsep Green Product harus diwujudkan di Ngada karena mengingat potensi yang dimiliki. Namun, inti dan plasma harus dikembangkan secara baik agar rencana pembangunan pabrik bambu bisa eksis dan berlanjut," katanya.

Baca Juga: Jalan Trans Flores Sepanjang 180 KM Diproyeksi Rampung Tahun Ini

Untuk mendukung lancarnya produksi, Luhut menanyakan detail infrastruktur perhubungan seperti  panjang bandara, jarak tempuh, jenis pesawat yang melayani, kondisi jalan, jarak tempuh dari Kupang ke Soa Bajawa, Kupang ke Ende, dan Ende ke Bajawa.*

Posting Komentar untuk "Luhut akan Tinjau Langsung Potensi Bambu Ngada pada Juni 2022"