Polda NTT: Ira Ua Tidak Terlibat Namun Turut Serta dalam Kasus Penkase - Graha Budaya
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Polda NTT: Ira Ua Tidak Terlibat Namun Turut Serta dalam Kasus Penkase

Konferensi pers Ira Ua.

GRAHA BUDAYA -- Penyidik Polda NTT menggelar konferensi pers perdana terkait penetapan tersangka Irawaty Astana Dewi Ua alias Ura Ua istri Randy Badjideh.

Direktur Reskrimum Polda NTT AKBP Patar M. H. Silalahi mengatakan sesuai berita acara pemeriksaan (BAP) tersangka tidak terlibat langsung dalam pembunuhan ibu dan anak di Kupang, Astri Manafe dan Lael Maccabbee.

"Sesuai dengan BAP, kita masih secara langsung tidak ada. Di sini faktanya ada WA yang mengatakan bahwa yang bersangkutan tidak tenang kalau si korban masih ada," katanya dikutip dari akun Facebook resmi Humas Polda NTT, Sabtu (28/5).

Baca juga: Viral Oknum Polwan di Kupang Ancam 'Injak Kasih Mati' Warga yang Rekam Razia Polisi

Dia menjelaskan bahwa dalam kasus Astri dan Lael, peran Ira Ua lebih kepada turut serta. Hal itu dibuktikan dari percakapan WA, saksi dan bukti digital lainnya.

"Perannya lebih kepada turut serta," ucapnya.

Dia mengatakan, menurut pendapat Ahli rangkaian kalimat tersangka yang berbunyi "hidup saya tidak tenang selama Ate dan Lael masih ada " adalah pemicu Randy melakukan tindak pidana pembunuhan terhadap Ate dan Lael.

Tujuan utama Randy membunuh Ate dan Lael adalah untuk mempertahankan hubungan Randy dengan Ira yang selama ini sudah terjalin sebagai rumah tangga.

Baca juga: Yudi Sinlaeloe  Tutup Usia, Wakapolda NTT: Selama Hidupnya Tak Pernah Cacat

Dia menerangkan, motifnya adalah Ate dianggap sebagai penghalang hubungan rumah tangga Randy dengan Ira karena Ate selalu berusaha menghubungi Randy untuk meminta pertanggungjawaban atas perbuatannya, yaitu bayi Lael.

Adapun motif yang dilakukan yaitu tersangka merasa kesal dan marah setelah mengetahui perselingkuhan antara suami (Randy) dan korban (Astrid). Sedangkan modus operandi bahwa tuturan atau bahasa yang selalu diucapkan pada saat tersangka bertengkar atau berkelahi dengan suaminya secara berulang kali diucapkan atau secara sistematis hal ini menjadi pemicu suaminya untuk melakukan suatu pembunuhan.

Baca juga: Polda NTT: Tahap I Berkas Perkara IU Sudah Dikirim ke Kejati NTT

Tersangka berdasarkan bukti permulaan yang cukup diduga keras telah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana, "Sebagaimana dimaksud pasal 340 KUHPidana Subs pasal 338 KUHPidana Jo Pasal 55 Ayat (1) ke 2 KUHPidana Jo Pasal 80 Ayat (3) dan((4) Jo Pasal 76 C Undang- Undang No.35 tahun 2014, tentang perubahan atas Undang-Undang No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak  atau Pasal 221 ayat (1) KUHPidana dengan acaman pidananya di atas 5 tahun.

Patar mengatakan berkas perkara kasus tersangka sudah tahap I hari ini ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT.

"Kita mohon dukungan dan doanya untuk bisa berkas yang sudah dikirim ini bisa segera mendapat penelitian dari Jaksa, agar bisa rampung dan kita serahkan tersangka dan barang bukti nantinya siap disidangkan", katanya.*

Posting Komentar untuk "Polda NTT: Ira Ua Tidak Terlibat Namun Turut Serta dalam Kasus Penkase"