Ungkap Kasus Pembunuhan Paulus Usna'at, BS Diberi Penghargaan oleh Kapolda NTT - Graha Budaya
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ungkap Kasus Pembunuhan Paulus Usna'at, BS Diberi Penghargaan oleh Kapolda NTT

Buang Sine.

GRAHA BUDAYA -- Anggota TPFI Buang Sine bukan sembarangan orang. Dia diketahui pernah menangani sekitar tujuh kasus pembunuhan besar di wilayah Polda NTT.

Salah satunya adalah kasus pembunuhan Paulus Usna'at di Kefamenanu, Kabupaten TTU yang mandek selama 8 tahun.

Atas prestasinya memimpin tim penyidik Polda NTT, mantan penyidik bernama lengkap Simon Junion Buang Sine ini mendapat penghargaan dari Kapolda NTT.

Baca juga: Beredar Rekaman Video yang Menyebut Ira Pukul Lael Pakai Balok di Pelukan Astri

Penghargaan tersebut diberikan pada 14 April 2015 oleh Kapolda Endang Sunjaya.

"Atas prestasi dan keberhasilannya dalam melaksanakan tugas kepolisian khususnya dalam pengungkapan kasus tindak pidana Paulus Usna'at yang terjadi di wilayah hukum Polres Timor Tengah Utara," bunyi Piagam Penghargaan sebagaimana diunggah Buang Sine di media sosial, Kamis (5/5).

Selain kasus pembunuhan Paulus Usna'at, Buang Sine pernah menangani enam perkara lain selama menjadi penyidik Polda NTT.

Baca juga: Ira Jadi Tersangka, Jack Manafe: Dari Awal Kami Duga Tersangka Lebih dari 1 Orang

Kasus kriminal besar pertama yang diungkapnya adalah kasus pembunuhan Maria Tuto Lewar di Larantuka, Kabupaten Flores Timur tahun 1991.

Pada tahun 2008, Buang Sine kembali berhasil mengungkap kasus pembunuhan Yohakim Atamaran di Larantuka.

Di tahun 2009, Buang Sine dan timnya juga berhasil mengungkap kasus pembunuhan Romo Faustin Sega, Pr di Bajawa, Kabupaten Ngada.

Baca juga: Beredar Rekaman Suara SM, Sebut Pelaku Pembunuhan Lebih dari 2 Orang

Kemudian, dia juga berhasil mengungkap kasus pembunuhan Yohakim Langoday di Kabupaten Lembata. Ini merupakan pengalaman paling berkesan Buang Sine karena dia melakukan penangkapan salah seorang DPO di Bandara Soekarno-Hatta dengan menyamar jadi porter.

Setahun kemudian, Buang Sine juga berhasil mengungkap kasus pembunuhan Deviyanto Nurdin Bin Yusuf di Maumere.

Pada Januari 2016, dia berhasil membongkar kasus aborsi yang melibatkan seorang mantan pejabat di salah satu instansi di NTT.

Pada tahun 2020, Buang Sine pensiun dini sebagai anggota Polri. Di luar tugas kepolisian, nalurinya sebagai seorang penyidik tetap hidup. Salah satunya dia ikut membantu penyidik menangani kasus pembunuhan Astri Manafe dan Lael.

Dia juga membentuk TPFI yang kemudian menjadi mitra Polisi dan menyelesaikan kasus kriminal, khususnya kasus pembunuhan besar di NTT.

Setelah membantu mengadvokasi kasus pembunuhan Astri dan Lael, Buang Sine berencana membuka jasa konsultasi dan penyelidikan kasus pembunuhan di NTT.*

Posting Komentar untuk "Ungkap Kasus Pembunuhan Paulus Usna'at, BS Diberi Penghargaan oleh Kapolda NTT"