Ada Fakta Baru di GPS Mobil Rush, PH Korban Minta Para Saksi Bicara Jujur - Graha Budaya
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ada Fakta Baru di GPS Mobil Rush, PH Korban Minta Para Saksi Bicara Jujur

Aditya Nasution.

GRAHA BUDAYA -- Penasihat hukum korban pembunuhan ibu dan anak di Kupang, Aditya Nasution meminta para saksi yang dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU) agar berbicara jujur mengenai fakta pembunuhan Astri Manafe dan LaelMaccabbee.

Dia mengatakan ada fakta baru yang terungkap dalam persidangan yang digelar Rabu (8/6) kemarin. Yaitu keterangan dari saksi Fitri Ibrahim yang merupakan sepupu Randy Badjideh dan pemilik mobil Rush.

Dalam keterangannya, Fitri mengatakan bahwa berdasarkan GPS mobil Rush, ada sejumlah titik yang disinggahi Randy dan kedua korban pada malam naas di tanggal 27 Agustus 2021.

Baca juga: Ira dan Baron Berselisih di Sidang, Beda Versi Soal Malam Penjemputan di Perumahan Alak

Dari beberapa titik yang disinggahi, salah satunya adalah Balai Konservasi, daerah sekitar Bolok dan di Jalur KM 40.

Fitri mengatakan bahwa titik-titik tersebut tidak semuanya tertuang dalam BAP Randy. Bahkan beberapa titik tidak ada dalam BAP tersebut.

Aditya menilai bahwa para saksi yang dihadirkan belum mau berbicara sesuai fakta yang terjadi agar kasus ini tidak berbelit-belit.

“Seluruh saksi yang dihadirkan ini harus berkata jujur. Jangan sampai mau membohongi hakim,” katanya dikutip Koran NTT, Sabtu (11/6).

Baca juga: Dikatai 'Kerbau', Orangtua Korban Erik Putra Asal Ngada Minta Rudy Soik Klarifikasi

Dia menegaskan bahwa hakim adalah wakil Tuhan dalam mengungkap kebenaran suatu masalah. Untuk itu, para saksi harus jujur.

"Kita minta para saksi berkata jujur untuk kelancaran proses persidangan. Karena banyak hal yang ditutupi, dan keterangnannya hanya beda menit saja sudah berubah,” tukasnya.

Dia pun tidak menampik adanya fakta baru dalam persidangan sehingga bisa dikembangkan lagi oleh penyidik.

“Kalau pun ada fakta baru, pasti kami sampaikan agar perkara ini bisa dikembangkan lagi,” ungkapnya.

Baca juga: Sidang Randy Lanjut Tanggal 13 Juni, Keterangan Dokter Forensik Bakal Penting

Adapun sidang Rabu kemarin menghadirkan enam orang saksi, yaitu Kadir alias Pipex, Fitri Ibrahim, Santi Mansula, Sonia Tule, Ronal Lay alias Baron dan Irawaty Astana Dewi Ua.

Sidang sempat diskors pada sore harinya karena keterangan saksi Ira yang berbelit-belit tidak sesuai pertanyaan jaksa dan hakim.

Ira bahkan sampai diberi peringatan oleh hakim agar konsisten memberikan keterangan di persidangan sehingga tidak terhambat.

Sidang dipimpin Hakim Ketua Majelis Wari Juniati yang didampingi empat hakim anggota yakni Teddy Windiartono, Reza Tyrama, A A. Gde Oka Mahardika dan Murthada Mberu.

Sementara dari pihak JPU ada Herry Franklin, Sarta, Herman Deta, Fera, dan Sisca Gitta Rumondang Marpaung.

Di sisi lain, terdakwa Randy Badjideh didampingi Yance Thobias Mesah, Harri Pandie, Benny Taopan, Narita Krisna Murti dan Diky Ndun.*

Posting Komentar untuk "Ada Fakta Baru di GPS Mobil Rush, PH Korban Minta Para Saksi Bicara Jujur"