Beda Versi Saksi Ahli IT dan Kesaksian Ferry, Kejanggalan Kasus Penkase Kian Jelas - Graha Budaya
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Beda Versi Saksi Ahli IT dan Kesaksian Ferry, Kejanggalan Kasus Penkase Kian Jelas

Sidang Randy Badjideh.

GRAHA BUDAYA -- Dugaan rekayasan kronologi, modus dan motif pembunuhan yang menimpa Astri Manafe dan Lael Maccabbee di Kupang semakin terlihat jelas.

Hal itu terungkap dari beberapa keterangan para saksi yang dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU) dalam sidang perkara Randy Badjideh di Pengadilan Negeri Kupang.

Di antara para saksi yang memberikan keterangannya, kesaksian yang paling menyedot perhatian publik adalah keterangan dari saksi Ferry Julius Taunus.

Baca juga: Teliti 12 HP, Saksi Ahli IT Sebut HP Randy Sudah Direset dan Baru Aktif 2 September

Ferry adalah seorang cleaning service kantor BPK RI perwakilan NTT, tempat Randy bekerja.

Saksi menceritakan bahwa pada tanggal 28 Agustus 2021 pagi, Randy menelponnya dan mengatakan bahwa dia sudah menunggunya di Kantor BPK. Saat itu saksi mengaku sedang berada di Oepura dan kembali ke kantor BPK untuk mencuci mobil Avanza milik Randy.

Menurut penuturannya, kondisi mobil saat itu berdebu (ada tanah putih) dan berbau amis.

Namun dia tidak dapat memastikan amis tersebut disebabkan oleh faktor apa.

Baca juga: Ira dan Baron Berselisih di Sidang, Beda Versi Soal Malam Penjemputan di Perumahan Alak

Dia menjelaskan bahwa, bau amis yang dia hirup itu berasal dari karpet di dalam mobil tersebut. Dia sendiri yang menurunkan karpet mobil tersebut dan kemudian mencucinya hanya dengan air saja di Kantor BPK.

Keterangan saksi tersebut dibantah oleh Randy yang mengatakan bahwa sejak Mei-Agustus 2021 dia tidak pernah memakai mobil Avanza yang merupakan milik istrinya, Ira Ua.

Hal itu ditegaskan lagi oleh salah satu penasehat hukum terdakwa Randy yang berupaya mengkonfrontir keterangan saksi. 

Menurutnya pada tanggal dan waktu tersebut terdakwa berada di tempat lain berdasarkan GPS mobil Rush yang dipakai mengangkut kedua korban. Yaitu sedang di TKP Parkiran Hollywood.

Baca juga: Dikatai 'Kerbau', Orangtua Korban Erik Putra Asal Ngada Minta Rudy Soik Klarifikasi

Adapun tanggal 28 Agustus, menurut pengakuan Randy merupakan hari naas bagi Astri dan Lael karena saat itu dia sekitar menghabisi nyawa kedua korban di parkiran Hollywood sekitar pukul 10.00 WITA.

Sementara itu, ketika menanggapi keterangan saksi ahli IT pada Senin (13/6) kemarin, PH Randy mengatakan bahwa berdasarkan penelitian saksi ahli IT tentang CDR HP Randy, disebutkan pada tanggal 28 Agustus Randy tidak pernah menelpon Ferry.

Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah siapa yang menelpon Ferry pada tanggal tersebut untuk mencuci mobil Avanza?

Dikutip dari postingan akun Facebook Smith Therik, Selasa (14/6), disebutkan bahwa pada tanggal 31 Agustus Sonia melihat mobilnya menjemput Astri. 

Percakapan telpon antara Sonia dan Ira tersebut terungkap dalam wawancara Ira Ua dengan beberapa media belum lama ini.

"Yang perlu disimak, pada tanggal 28 (waktu yang bersamaan dengan pencucian mobil Avanza) Randy berada di Holywood dengan mobil Rush yang memuat Astri dan Lael. Pertanyaannya, orang yang sebenarnya membawa mobil Avanza untuk dicuci oleh saksi (Ferry)?" tulisnya.

Ferry berpendirian pada keterangan yang diberikannya bahwa pada tanggal 28 Agustus dia ditelpon oleh Randy untuk mencuci mobil Avanza. 

Sebaliknya, fakta persidangan mengatakan fakta yang bertentangan. Saksi ahli bahkan mengatakan bawha dari 12 handphone yang ditelitinya, ditemukan HP Randy sudah direset full setelah kejadian pembunuhan dan baru aktif lagi pada 2 September 2021.

Diduga bawa semua data percakapan Randy HP-nya terhapus atau hilang sehingga tidak ada lagi jejak digital termasuk percakapan Randy dengan Ferry pada 28 Agustus.*

Posting Komentar untuk "Beda Versi Saksi Ahli IT dan Kesaksian Ferry, Kejanggalan Kasus Penkase Kian Jelas"