Bukan September, Buang Sine Sebut RB dan IU ke Grapari Matikan HP pada November 2021 - Graha Budaya
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bukan September, Buang Sine Sebut RB dan IU ke Grapari Matikan HP pada November 2021

Ira Ua dan suami Randy.

GRAHA BUDAYA -- Sidang kasus pembunuhan ibu dan anak di Kupang, Astri Manafe dan Lael Maccabbee penuh dengan kejanggalan.

Kejanggalan-kejanggalan yang mencuat membuat kasus ini berbelit-belit dan butuh waktu lebih lama untuk membongkarnya.

Dalam sidang awal pekan ini, jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan ahli IT Yohanes Suban dari STIKOM Uyelindo Kupang.

Baca juga: Jack Manafe Sebut Keluarga Punya Bukti untuk Patahkan Keterangan Saksi Ahli IT

Dalam kesaksiannya, Yohanes mengatakan dia meneliti 12 handphone. Dari 12 HP tersebut, dia menemukan bahwa HP Randy Badjideh sudah direset dan baru aktif kembali pada 2 September, atau 2 hari setelah jasad Astri dan Lael dikuburkan di Penkase.

"Kalau dilihat dari setelah reset dan aktif lagi itu mulai tanggal 2 Sepetember,” katanya.

Dalam keteranganya, dia menerangkan bahwa  menurut bukti GPS yang dia periksa, terdapat dua nomor yang ikut dalam mobil Rush yang dipakai Randy. Yaitu nomor HP milik korban Astri, dan nomor HP milik terdakwa Randy.

Baca juga: Dugaan Dibekap dan Dipukul, Ahli Forensik Sebut Ada Banyak Luka di Sekujur Tubuh Astri dan Lael

Menanggapi keterangan saksi ahli IT, Buang Sine mengatakan bahwa dalam investigasi yang dilakukan TPFI ditemukan bahwa Randy dan Ira Ua istrinya pernah ke Grapari untuk mematikan HP mereka pada November 2021.

"Awal November 2021 RB dan IU ke Grapari untuk mematikan nomor seluler mereka," katanya melalui akun Facebook di Grup Flobamorata Tabongkar, Rabu (15/6).

Sementara itu, kakak korban pembunuhan ibu dan anak di Kupang Astri Manafe dan Lael Maccabbee, Jack Manafe menanggapi keterangan ahli IT dalam sidang di Pengadilan Neger Kupang pada Senin (13/6) lalu.

Jack Manafe mengatakan bahwa pihak keluarga menghormati keterangan saksi yang merupakan salah satu dosen di STIKOM Uyelindo Kupang tersebut. Namun dia menegaskan bahwa keluarga sudah mengantongi bukti yang bisa mematahkan keterangan saksi ahli IT.

"Kami tetap menghargai ahli IT tapi ahli IT lupa kalau kami keluarga masih punya bukti lain untuk mematahkan keterangan dia," tulisnya di GrupFlobamorata Tabongkar, Selasa (14/6).*

Posting Komentar untuk "Bukan September, Buang Sine Sebut RB dan IU ke Grapari Matikan HP pada November 2021"