Dugaan Dibekap dan Dipukul, Ahli Forensik Sebut Ada Banyak Luka di Sekujur Tubuh Astri dan Lael - Graha Budaya
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Dugaan Dibekap dan Dipukul, Ahli Forensik Sebut Ada Banyak Luka di Sekujur Tubuh Astri dan Lael

Astri Manafe dan Lael Maccabbee.

GRAHA BUDAYA -- Sidang kasus pembunuhan ibu dan anak di Kupang Astri Manafe dan Lael Maccabbee kembali digelar pada Selasa (14/6).

Sidang ini menghadirkan saksi ahli forensik dari Polda NTT, dr. Syahputra Hasibuan.

Dalam keterangannya, dokter Syahputra mengatakan berdasarkan hasil autopsi dugaan kematian korban Astri dan Lael antara dibekap atau dibunuh. Namun dia tidak bisa memastikan penyebab kematian kedua korban.

"Bisa dibekap dan bisa dipukul saya tidak tahu pasti," katanya dikutip Victory News.

Baca juga: Beda Versi Saksi Ahli IT dan Kesaksian Ferry, Kejanggalan Kasus Penkase Kian Jelas

Dugaan dibekap atau dipukul terungkap dari hasil autopsi yang menunjukkan bahwa kedua korban mati lemas akibat pembekapan. Untuk Astri diduga terjadi pembekapan di mulut.

"Kedua korban meninggal akibat kekurangan oksigen yang dapat mengkibatkan seseorang mati lemas," pungkasnya.

Dokter Syaputra mengatakan untuk korban Astri ada memar pada bagian leher, mulut, dan kepala serta luka di kedua kaki korban.

"Ada banyak luka, memar di mulut, leher bagian depan dan atas leher panjang 10cm dan lebar 6cm pada tubuh koran Astri dan Lael," katanya.

Baca juga: Teliti 12 HP, Saksi Ahli IT Sebut HP Randy Sudah Direset dan Baru Aktif 2 September

Dia menerangkan bahwa adanya memar di kepala korban Astri diduga karena pukulan benda tumpul. Namun dia masih belum juga memastikan apakah dihantam atau bukan.

Hal itu karena ketika diautopsi jasad Astri sudah membusuk sehingga tidak begitu jelas lagi. Termasuk juga hidung yang sudah hilang.

"Terdapak beberapa luka memar di bagian atas kepala dengan ukuran panjang 2,5cm lebar 2 cm, akibat kekerasan tumpul yang saya tidak tahu pasti penyebabnya, karena jenazah sudah mengalami pembusukkan," terangnya.

Selain memar pada bagian kepala, dokter Syahputra juga mengatakan bahwa terdapat luka memar pada bagian dada dan jari tangan.

"Selain itu ada beberapa luka memar di dada, dan ujung-ujilung jari yang kehitaman kebiru-biruan dan hasil visum ada resapan darah di bagian atas kepala, leher bagian dalam ada resapan darah," jelasnya.

Baca juga: Ira dan Baron Berselisih di Sidang, Beda Versi Soal Malam Penjemputan di Perumahan Alak

Dokter Syahputra menambahkan bahwa ada juga luka pada bagian paha kiri dan kanan korban Astri. Luka tersebut cukup besar karena dari bagian paha ke punggung kaki.

"Ada luka pada paha kanan bagian bawah depan ke punggung kaki, kemungkinan sudah mulai pembusukkan. Paha bagian kiri depan juga ada luka," jelasnya.

Untuk Lael, dokter Syahputra mengatakan juga  luka pada bagian wajah jenazah Lael.

"Sebagian muka dan leher sudah tidak ada ketika saya periksa, saya tidak tahu penyebabnya. Bisa karena sudah mengalami pembusukan atau karena sebab lain saya tidak tahu, yang saya periksa ketika jenazah datang ke saya seperti itu," paparnya.

Dia juga menjelaskan adanya luka pada bagian kuku dan juga sudah ada beberapa organ tubuh bagian dalam yang mengalami kerusakan.

"Ditemukan ada luka dibagian kuku, tangan dan organ sudah rusak dan ada pembekapan dan adanya beberapa resapan darah di bagian atas kepala korban," imbuhnya.

Ketika diberi kesempatan untuk menanggapi keterangan saksi ahli forensik, terdakwa Randy Badjideh tidak membantah apapun.

"Tidak ada yang mulia hakim," katanya.*

Posting Komentar untuk "Dugaan Dibekap dan Dipukul, Ahli Forensik Sebut Ada Banyak Luka di Sekujur Tubuh Astri dan Lael"